Suara.com - Seorang mahasiswi di China Timur nekat menjual sel telur demi membeli iPhone baru idaman. Nyawanya pun terancam hilang karena tindakan tersebut.
Dikutip HiMedik.com dari Daily Mail, Senin (11/3/2019), dia merasa iri melihat teman-teman sekelasnya menggunakan iPhone baru. Dia menginginkannya juga, tetapi tak ingin meminta uang kepada orang tuanya. Ia kemudian membuka situs klinik online setelah melihat poster berisi pencarian donor sel telur.
Perempuan 20 tahun itu pun menjalani operasi untuk menjual sel telurnya di pasar gelap. Orang tua gadis itu juga tidak mengetahui rencananya.
Tiga hari setelah operasi di klinik ilegal, di mana sel telurnya diekstraksi, kesehatan mahasiswi itu terus memburuk. Dia menderita perut kembung parah dan kesulitan bernapas.
Ia lalu meminta bantuan dokter di The First Affiliated Hospital of Medical School of Zhejiang University. Dalam sebuah pernyataan dari rumah sakit yang merawatnya, sebelum jatuh sakit parah, perempuan itu telah menjual sel telurnya seharga sekitar Rp 21 juta dan sukses membeli iPhone XS Max sendiri.
Menurut dokter yang merawatnya, ia menerima lebih dari 10 suntikan untuk merangsang indung telurnya sebelum menjalani operasi untuk mengeluarkan sel telur.
Mahasiswi didiagnosis dengan sindrom hiperstimulasi ovarium, yang dapat terjadi ketika ovarium terlalu terstimulasi untuk pertumbuhan telur dan cairan menumpuk di sekitarnya. Dokter Hu Jinhui dari departemen ginekologi rumah sakit mengatakan bahwa lebih dari lima liter cairan dikeluarkan dari perutnya.
''Indung telurnya telah membesar seolah dia telah hamil selama tujuh atau delapan bulan,'' ungkap Dr Hu. ''Dia juga sangat kesakitan, kesulitan bernapas, dan hidupnya berisiko.''
Untungnya, setelah menjalani perawatan selama tiga hari, kondisi wanita itu telah stabil.
Baca Juga: Hipertensi dan Diabetes Penyebab Tertinggi Pasien Gagal Ginjal Kronik
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia