Suara.com - Rendah Kalori, Minuman Air Kaktus Jadi Tren Kesehatan Baru
Tren kesehatan di bidang minuman kini tak hanya diramaikan dengan teh hijau dan jus seledri. Minuman air kaktus diprediksi akan jadi tren kesehatan baru karena menyegarkan dan rendah kalori.
Dikutip Himedik dari Women's Health, minuman air kaktus berasal dari tanaman kaktus, lebih tepatnya dibuat dari konsentrat kaktus jenis Opuntia dan air.
"Rendah kalori (18 kalori per cangkir) dan mengandung 4 gram karbohidrat, tanpa tambahan gula, dan 159 miligram kalium," kata Dana Angelo White, seorang pelatih atletik bersertifikat dan penulis Healthy Instant Pot Cookbook.
Minuman air kaktus memang bukan minuman yang sarat akan khasiat, tetapi air kaktus bisa memberi manfaat lebih dari sekadar memuaskan dahaga.
"Saya menggunakannya untuk smoothie, atau untuk memasak ikan dengan teknik poaching," kata White.
Minuman air kaktus juga bukan minuman bergizi tinggi. White mencatat, tidak ada banyak info atau penelitian tentang manfaat nutrisi air kaktus.
"Air kaktus tentu dapat membantu menghidrasi Anda, dan kandungan potasium di dalamnya dapat membantu mengisi elektrolit," katanya.
Minuman air kaktus juga bisa dikonsumsi untuk orang yang sedang menjalani diet keto karena rendah karbohidrat dan tidak mengandung gula tambahan.
Baca Juga: Simak, Kata Dokter Soal Hubungan Minum Air dengan Risiko Batu Ginjal
Bagaimana, tertarik untuk mencoba minuman air kaktus? (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya