Suara.com - Awas, Menggendong Landak Bisa Terjangkit Bakteri Salmonella.
Baru-baru ini penduduk Amerika Serikat dikabarkan banyak yang sakit. Setelah ditelusuri penyebabnya berasal dari bakteri yang ada di hewan, landak.
Seperti dilansir Dailymail, Sabtu (30/3/2019), Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat, Amerika Serikat memperingatkan masyarakat yang memelihara landak, untuk mencium hewan berduri tersebut.
Pekan ini enam orang menambah daftar kasus penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella yang ada di tubuh landak. Setelah sebelumnya 17 orang jatuh sakit di Virginia dan Washington DC.
Salmonella sendiri kelompok bakteri yang menyebabkan tifus dan menyebabkan makanan menjadi beracun. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida.
Untungnya, pasien langsung mendapat penanganan khusus dari rumah sakit. Sejauh ini penyakit yang ditimbulkan akibat bakteri salmonella dari tubuh landak tidak mengakibatkan korban jiwa. Sepertiga korban adalah anak-anak.
Saat ini pemerintah AS terus mengajak penduduknya tidak mencium landak dan menjauhkan hewan tersebut dari makanan.
"Jangan mencium atau menggendong landak, karena ini dapat menyebarkan bakteri Salmonella ke wajah dan mulut sehingga menyebabkan mual-mual," tulis pernyataan resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
"Jangan biarkan landak berkeliaran bebas di daerah di mana makanan diletakkan atau disimpan, seperti di dapur, " imbuhnya.
Baca Juga: Susu Ini Ditarik di Seluruh Dunia karena Bakteri Salmonella
Para pejabat memperingatkan landak dapat menyebarkan bakteri salmonella melalui tinja. Mengingat kotoran di duri landak bisa menempel lama dan siapapun bisa menggendong dan menciumnya hingga bisa tertular.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya