Suara.com - Buah Anggur Tersangkut di Tenggorokan, Bocah 5 Tahun Jalani Operasi
Sebuah postingan di Facebook viral setelah memperlihatkan foto X-ray tak biasa. Sebabnya, dalam foto tersebut terlihat ada buah anggur utuh tersangkut di tenggorokan.
Foto tersebut diunggah oleh Angela Henderson, seorang dokter asal Brisbane, Australia. Ia menceritakan kisah seorang anak usia 5 tahun yang tersedak setelah makan anggur utuh.
"Tahukah kalian tentang hasil rontgen ini? itu adalah buah Anggur! Buah anggur yang berhenti di jalan pernapasan anak 5 tahun hari ini," seru Angela Henderson.
Ia sebagai dokter merasa tersayat hatinya dan bersedih melihat anak usia 5 tahun harus tergeletak di ruang operasi karena kelalaian orangtua ketika mengasuh.
Di sisi lain, ia sangat bersyukur karena anak 5 tahun tersebut berhasil terselamatkan setelah menjalani operasi akibat tersedak buah anggur yang ukurannya kecil bagi orang dewasa.
Sebab, kemungkinan terburuk seperti meninggal sangat bisa terjadi karena buah anggur yang berhenti di saluran pernapasan anak 5 tahun tersebut.
"Jiwa yang manis ini harus menjalani operasi dan anestasi umum karena tersedak buah anggur yang bersarang di tenggorokannya. Beruntungnya, jalan napasnya bisa terbuka karena bisa saja kasus ini berakhir buruk," katanya.
Sebelumnya, dokter sekaligus ibu dua anak ini pernah menangani kasus serupa pada bocah usia 3 tahun di Tasmania yang harus merenggangkan nyawa karena tersedak bola karet kecil yang tersangkut di tenggorokannya.
Baca Juga: Minum Air Mentah, Tenggorokan Pria Ini Jadi Sarang Lintah
Angela Henderson pun meminta untuk para orangtua selalu mengawasi anaknya dengan cermat setiap kali masuk taman bermain agar tak memasukkan benda kecil apapun ke dalam mulutnya.
Begitu pula jika ingin memberikan anak buah-buahan atau makanan lainnya. Pastikan orangtua harus mengirisnya menjadi bagian kecil-kecil sebelum dilahap oleh agar si Kecil mampu mengunyah dan mencernanya, termasuk buah anggur.
"Berhati-hatilah dan potong anggur maupun tomat bayi terlebih dahulu sebelum diberikan pada anak," lanjutnya. (Himedik/Shevinna Putti Anggraeni)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia