Suara.com - Sakit kepala, termasuk sakit kepala belakang adalah masalah kesehatan yang cukup sering dialami, mulai dari anak-anak hingga lansia. Rasa nyeri dan cenat-cenut saat sakit kepala bisa muncul di area mana saja, salah satunya belakang kepala. Lalu, apa penyebab sakit kepala belakang?
Ada beberapa penyebab dan pemicu sakit kepala belakang. Ini dia 4 di antaranya seperti dilansir dari www.healthline.com.
1. Radang sendi
Tulang leher memiliki sendi leher yang memungkinkan kita menggerakkan leher. Sendi leher ini bisa mengalami peradangan atau pembengkakan, dan menimbulkan rasa sakit di bagian belakang kepala dan menjalar ke leher.
2. Neuralgia oksipital
Neuralgia oksipital terjadi ketika saraf yang ada di sumsum tulang belakang sampai ke kepala rusak akibat radang atau cedera. Rasa nyerinya khas, tajam dan berdenyut yang dimulai dari pangkal kepala dan bergerak ke arah puncak kepala.
3. Tegang
Sakit kepala karena tegang juga dirasakan di bagian kanan kepala. Biasanya disebabkan karena kelelahan, stres, atau ketegangan pada otot-otot di leher dan rahang.
4. Migrain
Migrain banyak dialami di sisi kiri atau belakang kepala. Rasa sakitnya berdenyut, dibarengi dengan munculnya aura, mual dan muntah, mata berair, serta sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
Itulah empat penyebab sakit kepala belakang yang perlu Anda ketahui.
Baca Juga: Alami Sakit Kepala dan Pingsan, Wanita Ini Tak Kenal Suaminya ketika Sadar
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal