Suara.com - Cegah Stunting di Papua, BKKBN Siap Tingkatkan Kemampuan Asuh Orang Tua
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut cara utama untuk mencegah stunting harus dimulai dari meningkatkan kewaspadaan orang tua. Salah satunya, dengan meningkatkan kemampuan asuh orang tua.
Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dwi Listyawardani mengatakan upaya-upaya seperti pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan bayi serta penerapan pola asuh yang baik penting untuk mencegah stunting. Karenanya BKKBN berusaha meningkatkan kemampuan pengasuhan orang tua lewat program Bina Keluarga Balita (BKB).
"Segala sesuatu yang terjadi pada masa 1.000 hari pertama fase kehidupan menjadi faktor penentu kualitas kehidupan anak agar tidak terkena stunting," kata Dwi, dilansir Antara.
"BKB dikembangkan oleh BKKBN untuk meningkatkan kemampuan pengasuhan orang tua dan keluarga anak, khususnya anak usia di bawah enam tahun," tambahnya lagi.
Dwi juga menekankan pentingnya pelibatan banyak sektor dalam upaya mencegah dan menangani masalah gizi yang menyebabkan kekerdilan pada anak stunting.
Untuk itu, ia mengatakan BKKBN menyiapkan dana Rp 1,3 miliar untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Provinsi Papua.
"Ada 22 kabupaten/kota di Provinsi Papua, (masing-masing) mendapatkan dana penanganan stunting dengan besaran Rp60 juta," tutupnya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini