Suara.com - Seorang wanita merasakan efek ajaib pada penampilan kulitnya setelah menjalani tantangan untuk tidak minum apapun selain air putih selama sebulan.
Setelah 28 hari, perempuan ini merasa kulitnya terlihat lebih sehat, segar dan kenyal setelah sebulan hanya minum air putih, tanpa kopi, teh atau soda.
Di samping itu, perempuan ini juga mengaku hanya mengonsumsi makanan sehat. Ia meninggalkan karbohidrat dan kebiasaannya ngemil untuk memaksimalkan tantangannya hanya minum air putih sebulan.
Dilansir HiMedik dari Insider, ia lantas menceritakan proses dan perubahan yang dirasakannya ketika hanya minum air putih setiap minggunya.
Minggu Pertama
Pada minggu pertama, perempuan ini merasa kembung dan kenyang ketika pertama kali mencoba hidup hanya mengonsumsi air putih dan meninggalkan segala minuman atau makanan manis.
Ia juga mengaku tidak memasukkan air putihnya dengan irisan lemon atau buah lainnya seperti infused water karena sengaja ingin meninggalkan rasa manis selama sebulan.
Setiap harinya ia menegak air putih sebanyak 4 liter seusai keinginannya sendiri dan itu membuatnya merasa kembung. Hanya saja, ia masih belum merasakan perubahan atau kondisi tubuh yang berbeda dari sebelumnya.
BACA JUGA: Habis Setengah Miliar, Jessica Iskandar Geram Operasi Ayahnya Gagal 4 Kali
Baca Juga: Jangan Pakai Tiap Hari, 5 Pakaian dan Aksesori Ini Bisa Ganggu Kesehatan
Ilustrasi air minum (Pixabay/congerdesign)
Minggu Kedua
Perempuan ini masih memegang tekadnya untuk minum air putih sebanyak 4 liter per hari selama sebulan. Tetapi, ia sudah mulai mengalami perubahan di minggu kedua ini, terkait kebiasaannya buang air kecil.
Ia mengaku selalu buang air kecil setiap 20 menit sekali karena asupan air minumnya yang sangat banyak dan itu tidak pernah terjadi sebelumnya.
BACA JUGA: Kenali Cegukan Tak Putus-putus Seperti Sandiaga Uno, Bisa Picu Komplikasi!
Sampai akhirnya ia pun berpikir tentang perubahannya ternyata bentuk overhidrasi. Ia pun memutuskan untuk mengurangi asupan air putihnya setelah mengetahui overhidrasi bisa membuatnya keracunan air.
Tag
Berita Terkait
-
Kulit Terbakar Sinar Matahari Bikin Perih, Atasi dengan 4 Langkah Ini
-
Demi Wujudkan Impian Putrinya, Wanita Ini Rela Mengandung Cucunya Sendiri
-
Polusi Berdampak pada Kulit, Begini Cara Mengatasinya
-
Kamu Harus Tahu! Ini Penyebab Selulit dan Cara Mengatasinya
-
Duh, Mahasiswa Kecanduan Tanning Hingga Kulitnya Jadi Hitam
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi