Suara.com - Migrain? Jangan Buru-Buru Minum Obat, Atasi dengan Pijat di Titik Ini.
Migrain atau sakit kepala sebelah tampaknya menjadi salah satu gangguan kesehatan yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini sendiri umumnya dipicu kelelahan berat hingga pikiran yang menumpuk sehingga menyebabkan aliran darah di otak meningkat.
Nah jika selama ini Anda mencoba mengatasi migrain dengan mengonsumsi obat-obatan maka kini cobalah melakukan cara alami seperti pijat akupresur hingga mengonsumsi ramuan herbal yang bisa Anda buat sendiri.
Disampaikan IR Iga Putri Mahadewi, M.Kes selaku Kepala UPTD Kestrad Dinas Kesehatan Provinsi Bali, aturan mengenai pengobatan tradisional sudah tercantum dalam peraturan menteri kesehatan tentang kesehatan tradisional.
Sifatnya adalah melengkapi pelayanan kesehatan konvensional dengan tujuan menyehatkan masyarakat.
"Kenapa ada UPTD ini karena dulu Bali menghabiskam anggaran besar hingga Rp 480 Miliar setahun untuk membayar orang sakit. Padahal kalau diperbaiki di hulu lewat promotif preventif angkanya bisa ditekan. Jadi ini upaya kami di hulu," ujar Dewi di sela-sela Kunjungan Lapangan Tematik bersama Kementerian Kesehatan di Bali, Kamis (25/4/2019).
Di UPTD Kestrad ini, kata Dewi pihaknya memberikan pelayanan kesehatan tradisional meliputi akupresur, akupuntur, yoga, Bali body massage plus scrub untuk membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan mulai dari migrain, asma, perut kembung, nyeri haid, susah tidur, hingga pemulihan setelah sakit.
Dalam kesempatan yang sama, I Wayan Sukeria, SKM selaku Trainer Pelayanan Kesehatan Tradisional memeragakan cara mengatasi migrain lewat tindakan akupresur.
Ia mengatakan ada empat titik tubuh yang harus Anda tekan untuk meredakan migrain secara alami.
Baca Juga: Wanita Ini Punya Trik Cepat Mengobati Migrain, Kayak Apa?
Lalu bagian mana saja yang harus dipijat? Geser ke halaman selanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?