Suara.com - Agar Mulut Tetap Segar Selama Berpuasa, Jangan Lupa Berkumur ya!
Sebentar lagi umat Muslim di seluruh dunia akan menjalani ibadah puasa. Salah satu masalah kesehatan yang dialami saat berpuasa adalah bau mulut.
Selain menyikat gigi secara teratur yakni sebelum tidur dan setelah sahur, masyarakat juga dianjurkan untuk berkumur.
Namun sayangnya obat kumur yang ada saat ini beberapa diantaranya mengandung alkohol. Nah agar ibadah puasa lebih nyaman tanpa bau mulut, maka carilah obat kumur yang bebas alkohol.
Disampaikan Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir, jelang momen puasa Kimia Farma meluncurkan Enkasari Mouthwash yang merupakan obat kumur halal, tidak mengandung alkohol dan bebas gula sehingga sangat cocok digunakan sehari-hari termasuk saat puasa.
"Tentunya kami berharap bahwa Enkasari Mouthwash ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan produk perawatan gigi dan mulut. Selain memenuhi standar kehalalan produk, Enkasari Mouthwash terbuat dari bahan-bahan alami sesuai dengan pilihan masyarakat saat ini, yaitu back to nature," ujar dia dalam rilis yang diterima Suara.com.
Dalam kesempatan yang sama, Kimia Farma juga menggelar Aksi Kumur Bersama Enkasari Mouthwash yang bertujuan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta kesegaran gigi dan mulut. Aksi Kumur Bersama diikuti oleh 1.831 warga dan dilakukan secara serentak di Jakarta dan Bandung. Melalui aksi ini, Kimia Farma berhasil mencetak rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia).
Direktur Pengembangan Bisnis, Pujianto menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) farmasi, Kimia Farma berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk-produk healthcare (kesehatan) bagi masyarakat. Kehadiran Enkasari Mouthwash Herbalcare Protection diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan produk yang berkualitas, berkhasiat dan terjangkau bagi masyarakat.
"Untuk itulah kami mengajak seluruh masyarakat untuk rutin menggunakan produk ini karena Enkasari Mouthwash - Alami di Mulut, Halal Segarnya," ujarnya.
Baca Juga: Agar Napas Selalu Segar, Begini Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa
Enkasari Mouthwash sendiri hadir dengan tiga varian rasa, yaitu Peppermint, Freshmint dan Citrusmint. Berbagai manfaat dapat dirasakan melalui penggunaan Enkasari Mouthwash dengan cara dikumur, yakni menghilangkan bau napas tak sedap, membunuh bakteri, melawan karang gigi, menjaga kesegaran mulut serta manfaat kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?