Suara.com - Studi: Kesehatan Gigi Saat Kecil Pengaruhi Risiko Stroke Saat Dewasa
Hubungan erat antara kesehatan gigi dan mulut dengan risiko penyakit kardiovaskular kembali ditemukan.
Studi terkini menyebut kesehatan gigi saat masih anak-anak berpengaruh terhadap risiko stroke dan serangan jantung saat dewasa.
Studi dilakukan dengan menganalisis 755 kesehatan gigi anak-anak di tahun 1980, saat mereka berusia delapan tahun. Di tahun 2017, partisipan kembali diperiksa, kali ini kesehatan kardiovaskularnya seperti tekanan darah, kadar kolesterol, hingga pengerasan pembuluh darah. Semua hal tersebut merupakan faktor risiko serangan stroke dan jantung.
Dilansir Reuters, ditemukan bahwa mereka yang memiliki masalah kesehatan gigi saat anak-anak, baik itu berupa infeksi oral maupun gigi bolong, 87 persen lebih tinggi berisiko mengalami penebalan dinding pembuluh darah.
Tak hanya itu, partisipan yang memiliki masalah kesehatan gigi juga berisiko 97 persen mengalami masalah jantung.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open ini, mengobati masalah kesehatan gigi yang dialami saat anak-anak diketahui bisa menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung saat dewasa.
"Ini menekankan pentingnya kebersihan dan kesehatan gigi yang baik, serta perlu pemeriksaan rutin ke dokter gigi, bahkan saat masih anak-anak," ujar Pirkko Pussinen, peneliti dari University of Helsinki, Finlandia.
Baca Juga: Perlu Tahu, Ini Fakta Kesehatan Gigi Remaja Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?