Suara.com - Perempuan Ini Lewati Masa Kritis dari Kanker Karena Kunyit, Ini Kisahnya.
Berhasil melalui masa kritis melawan penyakit kanker bukan hal yang mustahil jika Anda punya kemauan untuk berjuang. Seperti halnya kisah seorang perempuan berusia 67 tahun yang menceritakan perjuangannya melawan kanker darah sama seperti Ani Yudhoyono selama bertahun-tahun.
Dieneke Ferguson berhasil melalui masa kritisnya menderita kanker darah hanya dengan satu bumbu dapur yaitu kunyit.
Ia berjuang melawan kanker darah tentu saja bukan hal mudah. Ia pun menyerah dengan segala perawatan dan kemoterapi kanker darah yang melelahkan.
Tapi, keputusannya berhenti menjalani perawatan dan kemoterapi kanker darah justru membuat kondisinya lebih baik. Dokter yang menangani kondisinya pun terheran dan mencatatnya sebagai pasien kanker darah pertama yang sembuh karena konsumsi kunyit.
Kanker darah myeloma yang dideritanya saat itu sudah cukup ganas dan cepat menyebar hingga 3 kali kemoterapi. Dieneke pun sempat menjalani 4 kali transplantasi sel induk.
Kala itu Dieneke sudah merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya karena kanker darah. Ia memutuskan berhenti perawatan karena tak tahu kapan proses itu akan membuat kondisinya lebih baik dan belum lagi biayanya yang mahal.
Lantas Dieneke yang sudah divonis kanker darah sejak 2007 pun memutuskan untuk rutin mengonsumsi 8 gram curcumin tiap harinya yang diperoleh dari kunyit. Ia memutuskan konsumsi kunyit secara rutin sebagai metode pengobatan terakhirnya.
Dieneke memutuskan mengonsumsi kunyit setelah melihatnya melalui internet. Kunyit mengandung 2 persen curcumin yang dibutuhkan oleh tubuhnya.
Baca Juga: Teknologi AI Bisa Dipakai Mendeteksi Kanker Payudara Lebih Awal
Ternyata keputusan Dieneke mengonsumsi kunyit secara rutin setiap harinya demi mendapat kandungan curcumin itulah yang membuat kondisinya jauh lebih baik, meskipun tanpa perawatan medis apapun.
"Sejauh pengalaman kami, ini adalah kasus pertama di mana curcumin dalam kunyit telah menunjukkan respons objektif pada penyakit yang cukup ganas tanpa adanya pengobatan medis," tulisan laporan dokter-dokter Dieneke dari Barts Health NHS di London dikutip dari Daily Mail.
Dr Abbas Zaidi mengatakan bahwa biasanya pasien kanker darah myeloma melakukan pengobatan alternatif dari mengonsumsi makanan tertentu sebagai pendamping perawatan secara medis, seperti kemoterapi.
Mereka mengonsumsi makanan atau suplemen tertentu demi menunjang hasil perawatan secara medis.
Sejak pergantian abad, lebih dari 50 penelitian telah menguji curcumin dalam kunyit itulah yang mampu melindungi atau menyembuhkan seseorang dari kanker, alzheimer, jantung dan juga depresi.
Kunyit juga terbukti membantu mempercepat pemulihan pasca operasi dan secara efektif mengobati radang sendi.
Tapi meskipun banyak digunakan dalam pengobatan altenatif dengan efek antiinflamasi dan antiseptiknya, curcumin tidak diresepkan secara luas karena belum pernah diuji dalam uji coba skala besar.
Para dokter menulis bahwa 'aktivitas biologis curcumin memang luar biasa', termasuk 'efek anti-proliferasi dalam berbagai sel tumor'. Akan tetapi Profesor Jamie Cavenagh, salah satu penulis makalah ini menekankan bahwa itu mungkin hasilnya tidak sama untuk semua pasien.
Namun, tidak ada salahnya mencoba dan terus berjuang melawan kanker dengan tidak patah semangat seperti halnya Dieneke Ferguson yang berhasil melalui masa kritisnya dengan kunyit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai