Suara.com - Eksim atopik atau dermatitis atopik adalah penyakit kulit yang ditandai dengan kulit kering, gatal dan ruam.
Penyakit kulit ini biasanya menyerang anak-anak tanpa batasan usia. Apabila penyakit ini semakin parah bisa juga menimbulkan komplikasi.
Sayangnya, penyakit dermatitis atopik ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya.
Meski begitu, orangtua maupun penderita dermatitis atopik dewasa bisa mencegah penyakit ini agar tidak semakin parah dengan beberapa perawatan.
Melansir dari mayoclinic.org, berikut ini 6 hal yang bisa dilakukan untuk meringankan efek dari dermatitis atau eksim atopik:
1. Melembabkan kulit dua kali sehari
Melembabkan kulit secara rutin 2 kali sehari menggunakan krim, salep maupun lotion dengan produk yang cocok untuk kulit.
Lalu menggunakan petroleum jelly untuk kulit bayi adalah cara ampuh mencegah penyakit dermatitis atopik ini berkembang.
2. Hindari sesuatu yang memperburuk kondisi
Baca Juga: Heboh Bayi 7 Bulan Eksim Atopik, Penyakit Ini Bisa Timbulkan Komplikasi
Perlu diketahui hal-hal yang memicu eksim atopik ini semakin parah adalah keringat, stres, obesitas, sabun, deterjen, debu dan serbuk dari.
Karena itu, ketahui salah satu yang membuat dermatitis atopik bayi maupun anda semakin parah untuk menghindarinya.
Biasanya, eksim atopik bayi dan anak-anak bisa lebih parah karena makanan tertentu, seperti telur, susu, kedelai dan gandum.
3. Mandi lebih singkat
Batasi waktu mandimu sekitar 10-15 menit dan lebih baik gunakan air hangat.
4. Mandi dengan pemutih
Berita Terkait
-
Heboh Bayi 7 Bulan Eksim Atopik, Penyakit Ini Bisa Timbulkan Komplikasi
-
Viral Bayi 7 Bulan Derita Eksim Atopik, Ketahui Ciri Bayi Paling Berisiko!
-
Jadi Tersangka Suap Proyek Masjid, KPK Cegah Bupati Solok Selatan ke LN
-
Suap Eni Saragih, KPK Cegah Anak Buah Samin Tan Berpergian ke Luar Negeri
-
Eksim Susu Pada Bayi Bukan Karena ASI
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga