Suara.com - Bintik Putih Pada Kuku Tanda Ada yang Rindu, Mitos atau Fakta?
Beberapa orang percaya, bercak atau bintik putih pada kuku dianggap sebagai tanda ada yang rindu. Tapi apa iya?
Dilansir Suara.com dari Oddity Central, bintik putih sebenarnya memiliki nama leukonychia, ini faktanya.
Di luar negeri sana, orang percaya bintik putih merupakan tanda-tanda seseorang kekurangan kalsium. Tetapi secara umum bintik putih pada kuku bukan sesuatu yang menyeramkan.
Biasanya bintik putih pada kuku muncul karena terjadi trauma pada kuku. Misal, kuku terantuk meja padahal tidak terlalu keras atau terasa berlebihan.
Aktivitas menulis juga menjadi salah satu penyebab bercak putih pada kuku.
Tapi bagaimana bintik-bintik putih tersebut terbentuk?
Bintik-bintik putih kecil terbentuk di dasar alas kuku, tumbuh secara bertahap sebelum muncul ke permukaan.
Pada saat Anda melihatnya, Anda mungkin sudah lupa kejadian apa yang menyebabkan trauma pada kuku tersebut.
Baca Juga: Alih-Alih Bikin Kuku Mengkilap, Gel Manicure Bisa Picu Kanker Kulit
Meski bukan tanda bahwa seseorang kekurangan kalsium, bintik putih bisa jadi pertanda Anda kekurangan seng. Untuk itu penting mengonsumsi makanan seperti bayam, kacang merah, daging sapi, dan biji-bijian.
Dalam kasus yang lebih buruk, bintik putih mungkin mengungkapkan adanya tanda malaria, penyakit Hodgkin, atau anemia sel sabit. Tapi hal itu sangat jarang terjadi, dan seharusnya tidak menjadi perhatian utama jika Anda memiliki leukonychia.
Anda boleh merasa khawatir jika memiliki tanda-tanda leukonychia totalis, atau seluruh kuku menjadi putih. Jika itu terjadi, cepat hubungi dokter karena ini bisa berarti danya penyakit jantung atau diabetes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!