Suara.com - Terjebak di Sumur Berhari-hari, Kakek 70 Tahun Bertahan Hidup Makan Katak.
Apa yang akan anda lakukan ketika terjebak di lubang besar atau sumur selama berhari-hari? Cukup sulit kita bayangkan bagaimana orang bisa bertahan hidup setelah terjebak berhari-hari di dalam sumur.
Seperti kakek usia 70 tahun ini yang terjebak di dalam sumur dengan kedalaman 13 kaki. Ia terjebak di dalam sumur tersebut ketika bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit pada 23 Mei 2019 lalu.
Saat itu ia sedang memanen buah kelapa seperti biasanya, namun ia tidak konsentrasi hingga jatuh ke dalam sumur sekitar jam 9 pagi waktu Malaysia.
Istri dan keluarganya di rumah khawatir ketika dirinya tak kunjung pulang ke rumah dan tidak bisa menemukannya di area perkebunan.
Sampai akhirnya pihak keluarga meminta tim penyelamat mencarinya setelah menemukan sepeda motor kakek 70 tahun ini masih ada di perkebunan.
Kekek ini terjebak selama 37 jam di dalam sumur tersebut. Ia pun berusaha bertahan hidup dengan minum air kotor serta makan katak hidup.
Berdasarkan laporan SinChew, kondisi bagian atas sumur itu telah tertutup rumput dan air sumur mencapai dada sang kakek. Kondisi tersebut membuat kakek 70 tahun ini kesulitan keluar dari sumur.
Ia baru ditemukan oleh tim penyelamat keesokan harinya, 24 Mei 2019 sekitar pukul 21.40 waktu Malaysia setelah lebih 1 hari begadang dan konsumsi makanan seadanya di sumur tersebut.
Baca Juga: Stroke dan Tidak Bisa Kerja Lagi, Pria Renta ini Ditinggalkan Anak-anaknya
Beruntungnya, upaya sang kakek minum air kotor dan makan katak hidup membuatnya mampu bertahan hidup dan tetap sadarkan diri ketika ditemukan.
Karena itu, komunikasi antara sang kakek dengan tim penyelamat pun cukup baik. Tim penyelamat yang menemukan juga segera memberikan botol berisi air minum untuk sang kakek meredakan rasa hausnya.
Setelah memberi minum, tim penyelamat langsung mengangkat kakek 70 tahun keluar dari sumur menggunakan ban karet.
"Saya tidak hanya minum air sumur yang kotor dan bau. Saya juga makan katak hidup di dalam sumur. Ketika saya tidak mendapatkan katak lagi untuk dimakan, saya mulai panik. Karena saya berpikir, saya harus bertahan di dalam sumur itu lebih lama lagi. Beruntungnya ada yang menemukan saya di dalam sumur. Jika tidak, mungkin saya sudah mati," kata kakek 70 tahun itu seteah ditemukan dikutip dari worldofbuzz.com.
Tim penyelamat lantas memberikan kakek 70 tahun itu makanan roti setelah berhasil dikeluarkan dari sumur. Tim medis dari Rumah Sakit Pantai Manjung yang ikut alam misi penyelamatan juga langsung memastikan kondisi kakek 70 tahun ini baik-baik saja.
Apalagi kakek 70 tahun ini telah menegak air kotor dan katak hidup selama terjebak di dalam sumur demi bertahan hidup. Cukup menegangkan dan butuh perjuangan, tapi akhirnya kakek ini selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah