Suara.com - Hadiri Fashion Show Amal, Menteri Yohana Sampaikan Pesan Perlindungan Anak
Di tengah–tengah panggung fashion show acara amal bertajuk Share Our Love With Rumah Belajar Miranda, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Yohana Yembise mengajak seluruh masyarakat, utamanya dunia usaha untuk bersama–sama memberikan pengasuhan dan pendidikan terbaik bagi anak–anak demi menekan angka kekerasan yang terjadi.
“Tingginya angka kekerasan terhadap anak kita yang dibuktikan dengan hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2018 berawal dari gagalnya pengasuhan dan pendidikan yang diberikan kepada anak – anak kita. Hal ini mengakibatkan anak-anak akan rentan mengalami berbagai tindak kekerasan dan bukan tidak mungkin menjadi pelaku kekerasan itu sendiri. Selain itu, mengingat banyak kekerasan dilakukan oleh teman sebayanya sendiri, pendidikan pada anak untuk tidak melakukan kekerasan juga harus terus menerus kita lakukan dan merupakan tugas dan kewajiban kita bersama,” ungkap Menteri Yohana.
Kemen PPPA baru–baru ini meluncurkan SNPHAR 2018 yang menunjukkan bahwa 3 dari anak 5 anak perempuan dan 1 dari 2 anak laki-laki mengalami kekerasan emosional. Sementara untuk kekerasan fisik terjadi pada 1 dari 3 anak laki-laki dan 1 dari 5 anak perempuan. Salah satu temuan dari survei tersebut adalah pelaku kekerasan banyak dilakukan oleh temannya sendiri.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Yohana mengapresiasi Rumah Belajar Miranda yang digagas oleh Maya Miranda karena telah menyediakan wadah bagi masyarakat, termasuk anak – anak agar dapat mengenyam berbagai kegiatan pendidikan. Kegiatan tersebut di antaranya majelis ta’lim, taman pendidikan Al-Quran, kursus matematika, program pendidikan Bahasa Inggris, kursus baca tulis, taman bacaan, serta literasi media.
Menteri Yohana juga mengajak berbagai pihak, utamanya dunia usaha untuk melakukan berbagai upaya perlindungan dan pemenuhan anak melalui berbagai kegiatan sosial seperti yang dilakukan Rumah Belajar Miranda.
“Saya mengajak seluruh dunia usaha agar bersama – sama melakukan kegiatan sosial. Kita masih banyak menghadapi berbagai tantangan terutama dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kepedulian dunia usaha dan para pelaku bisnis terhadap anak-anak adalah kepedulian kita bersama akan masa depan kita, masa depan Indonesia,” tutup Menteri Yohana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?