Suara.com - Cegah Penyebaran Penyakit Endemik Saat Mudik, Ini Langkah Kemenkes
Lalu lalang manusia di bandara, pelabuhan, dan stasiun meningkatkan risiko terjadinya penyebaran penyakit endemik.
Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memasang perangkat thermal scanner untuk mengantisipasi dan mendeteksi adanya pemudik yang bisa saja membawa virus penyakit.
"Di bandara dan pelabuhan kita sudah memasang thermal scanner. Di sini kami memang menaruh perhatian pada transportasi yang berasal dari daerah-daerah yang mempunyai risiko terhadap penyakit endemik, seperti malaria dari Papua, dan NTT. Jadi akan kami lakukan pemeriksaan, kalau positif akan diobati dulu,” ungkap Dirjen P2P, dr.Anung Sugihantono, M. Kes, di Surabaya, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pemantauan kesiapan posko dan pelayanan kesehatan di sepanjang jalur mudik lebaran tahun 2019 mulai dari Surabaya hingga Semarang.
Pemantauan mulai dilakukan dengan meninjau kesiapan posko dan pelayanan kesehatan yang berada di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya yang selanjutnya melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Secara simbolis Dirjen Anung turut serta memberikan bantuan logistik berupa masker, bingkisan, higiene kit dan polybag. Pemantauan dilanjutkan pemantauannya dengan melakukan peninjauan di Rest Area SPBU Tebaloan Kabupaten Gresik.
Rest Area tersebut dilengkapi dengan fasilitas pelayanan bagi pemudik seperti ruang kesehatan, ruang layanan lalu lintas, ruang istirahat bagi pemudik termasuk fasilitas hiburan. Pengelolaan rest area ini dikelola oleh Polres Gresik dengan mendapat dukungan dari berbagai sponsor terkait.
Selanjutnya dr. Anung melakukan pemantauan ke Posko Terpadu Tahun 2019 di rest area Tuban yang dikelola oleh Polres Tuban. Rest area ini tidak kalah bagus dan uniknya. Dirjen P2P berkesempatan melakukan pemantauan untuk menuliskan testimoninya bahwa Posko ini terbaik.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan Ambulans Motor, Solusi Pertolongan Pertama saat Mudik
“Posko ini dilengkapi fasilitas informasi, layanan lalu lintas, ruang kesehatan, layanan pijat gratis, ruang bermain anak, ruang laktasi, ruang hiburan, dan sebagainya. Saat masuk pengunjung langsung disambut oleh para pahlawan Avengers. Kemungkinan pada pelaksanaan Arus Mudik Lebaran tahun depan juga akan ditambah karakter pahlawan seperti Gatot Kaca dan Brama Kumbara,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia