Suara.com - Lakukan Peregangan di Kendaraan Bantu Atasi Stres Saat Mudik
Macet tidak bisa dihindari saat melakukan perjalanan mudik. Volume kendaraan yang meningkat membuat perjalanan terhambat, bahkan membuat stres saat mudik.
Pakar psikologi dari RSUD Wangaya, Denpasar, Nena Mawar Sari, mengatakan ada trik untuk membantu menghilangkan stres saat mudik. Caranya, dengan melakukan peregangan ringan.
"Anda bisa mencoba melemaskan otot leher dengan cara memutar kepala ke kiri dan kanan hingga menyentuh pundak. Selain itu, Anda juga bisa melakukan stretching untuk kaki dengan cara memutar telapak kaki Anda ke kiri dan ke kanan secara perlahan," katanya, dilansir Antara.
Pada kondisi ini, cobalah untuk menarik napas lebih dalam, kemudian buang, dan lakukan berulang-ulang.
Melakukan stretching (peregangan) disebutnya bisa meredakan stres, karena dapat menghilangkan rasa cemas ketika berada di tengah kemacetan.
Saat berada di tengah kemacetan, cobalah untuk berpikir positif dan hilangkan pikiran negatif dari benak Anda.
Untuk mengalihkan perasaan stres, cobalah untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti mendengarkan cerita orang yang duduk di sebelah Anda ataupun hal lainnya.
Tak hanya peregangan, Nena mengatakan pengetahuan soal jalur mudik juga penting. Dengan mempersiapkan jalur jalur alternatif, pemudik dengan kendaraan pribadi dapat memperoleh informasi mengenai kondisi lalu lintas lewat media sosial, televisi maupun radio.
Baca Juga: Banyak yang Disiapkan Bikin Stres Jelang Lebaran, Ini Dampaknya ke Kulit
"Dengan demikian, pengendara dapat memperkirakan jalur mana yang perlu dihindari agar tidak terjebak kemacetan. Jika Anda sudah terlalu lama menyetir di tengah kemacetan, rasa stres biasanya muncul begitu saja," tutupnya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh