Suara.com - Studi Sebut Konsumsi Kopi 25 Cangkir Sehari Aman untuk Jantung
Kopi dan kesehatan jantung selama ini saling mempengaruhi. Umumnya para ahli mengimbau agar seseorang tidak menyeruput kopi secara berlebihan agar tidak membahayakan jantung.
Mengutip Nypost, studi terkini menyebut bahwa menyeruput 25 cangkir kopi sehari tampaknya aman untuk jantung. Temuan ini tentu saja membantah hasil studi sebelumnya yang menyebut kopi dapat memperkeras pembuluh darah jantung.
Untuk mengarah pada temuan ini, peneliti Queen Mary University of London menganalisis lebih dari 8.000 orang di Inggris. Peneliti mengklaim bahwa pada mereka yang memiliki kebiasaan konsumsi kopi yang berat tidak menunjukkan efek buruk pada jantung dibandingkan mereka yang bahkan tidak minum secangkir kopi sekalipun.
"Penelitian kami menunjukkan kopi tidak buruk bagi arteri jantung seperti yang disebutkan oleh penelitian sebelumnya," ujar dr Kenneth Fung selaku peneliti utama.
Untuk membuktikannya, Fung membagi peserta penelitian menjadi tiga kelompok tergantung pada jumlah konsumsi kopi. Fung mengakui bahwa rata-rata dalam kelompok peminum berat kopi mencapai lima cangkir sehari, jauh dari batas maksimal yakni 25 cangkir.
Fung mengatakan, penelitian ini diharapkan dapat meluruskan efek buruk konsumsi kopi yang terlanjur dipercaya masyarakat.
"Memahami dampak kopi terhadap jantung dan sistem peredaran darah merupakan hal yang kita percaya selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini diharapkan dapat mengubah persprektif masyarakat tentang kopi," tandasnya.
Baca Juga: Minum Kopi 3-8 Cangkir Sehari Bikin Panjang Umur Lho
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi