Suara.com - Mudik Jauh Bikin Nyeri Tulang Belakang? Ini 5 Gerakan untuk Meringankan.
Posisi duduk saat mudik tentu membuat Anda tidak bisa banyak bergerak dan bahkan tidak sedikit yang mengalami tulang belakang bergeser atau berpindah posisi sehingga mengganggu susunan tulang di bawahnya.
Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan spondylolisthesis. Oleh karena posisinya yang tidak tepat, penderita spondylolisthesis kerap mengeluhkan nyeri punggung yang sangat mengganggu. Demi aktivitas yang lebih nyaman, Anda bisa mencoba berbagai gerakan olahraga untuk mengatasi nyeri karena spondylolisthesis, lho.
Berikut serangkaian gerakan olahraga yang akan membantu mengatasi nyeri hebat akibat spondylolisthesis dilansir Hello Sehat :
1. Pelvic tilt
Gerakan latihan ini berfungsi untuk mengatasi nyeri spondylolisthesis, dengan cara menstabilkan tulang belakang bagian bawah yang bermasalah. Anda bisa mengatur tekukan pada pinggang dan tulang belakang sesuai dengan keparahan nyeri yang dirasakan.
Cara melakukannya:
Baringkan tubuh telentang dengan posisi kedua lutut ditekuk dan kaki rata dengan alas.
Mulailah dengan meratakan bagian punggung dengan alas, sembari mengencangkan otot perut bagian bawah dan menarik pusar ke dalam.
Tahan gerakan tersebut selama 10-20 detik, lalu kendurkan kembali otot perut seperti semula. Ulangi hal yang sama sebanyak 10 kali.
Baca Juga: Demi pemudik, Sopir Bus Pun Rela Tidak Berlebaran Bersama Keluarga
2. Harmstring stretch
Selain nyeri di punggung bagian bawah, pengidap spondylolisthesis juga kerap mengeluhkan ketegangan atau kekakuan pada paha bagian belakang. Kondisi tersebut menyebabkan otot di paha bagian belakang tanpa sadar seperti menarik tulang belakang, sehingga menyebabkan rasa nyeri semakin parah.
Gerakan harmstring strech berfokus untuk melemaskan otot-otot paha belakang guna mengatasi nyeri spondylolisthesis.
Cara melakukannya:
Duduk dengan posisi kedua kaki lurus ke depan. Condongkan tubuh perlahan ke depan, dengan posisi tangan lurus sampai berhasil menyentuh jari-jari kaki.
Jika tidak berhasil menyentuh jari kaki, setidaknya Anda bisa merasakan bagian kaki belakang Anda telah meregang (lihat gambar). Tahan gerakan tersebut selama 30 detik, lalu ulangi sebanyak 3 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak