Suara.com - Ketumbar salah satu bumbu dapur yang kaya manfaat jika digunakan sebagai obat tradisional. Ketumbar dapat mengatasi berbagai masalah penyakit, mulai kanker, kolesterol hingga pencernaan.
Ketumbar adalah sumber serat makanan, zat besi dan magnesium yang luar biasa. Tak hanya biji ketumbar, daunnya juga kaya kandungan vitamin C, vitamin K dan protein.
Selain itu, tanaman ketumbar ini juga mengandung kalsium, fosfor, kalium, tiamin, niasin dan karoten yang bermanfaat bagi kesehatan.
Melansir dari webmd.com, biasanya orang menggunakan ketumbar untuk mengatasi masalah pencernaan. Seperti sakit perut, hernia, diare, kejang usus. Ada pula yang memanfaatkannya sebagai obat campak, wasir, sakit gigi, nyeri sendiri dan lainnya.
Khusus wanita menyusui juga bisa menggunakan ketumbar untuk meningkatkan aliran susu.
Sementara itu, melansir dari indiatimes.com, kita bisa menggunakan ketumbar sekaligus daunnya untuk mencegah maupun mengatasi beberapa penyakit ganas berikut ini:
1. Menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)
2. Meningkatkan fungsi hati dan buang air besar
3. Merangsang sekresi insulin dan menurunkan kadar gula darah
Baca Juga: Kunyit hingga Cabai, 4 Bumbu Dapur Ini Ampuh Atasi Sakit Stroke dan Jantung
4. Mengobati penyakit alzheimer dari kandungan vitamin K dalam ketumbar
5. Mencegah kanker paru-paru dan rongga
6. Mencegah radang sendi karena mengandung anti-inflamasi
7. Mencegah penyakit mata dan sangat baik dalam pengobatan konjungtivitis
8. Mengatasi sariawan karena mengandung anti-septik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini