Suara.com - Sekitar 390 juta kasus demam berdarah dilaporkan terjadi setiap tahun di seluruh dunia, demikian dikatakan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Seperti yang sudah banyak diketahui, demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh satu dari empat jenis virus dengue, yang ditularkan melalui nyamuk betina Aedes aegypti.
Penyakit ini paling umum terjadi di daerah tropis dan subtropis, yang ditandai dengan gejala seperti demam, sakit kepala, otot, tulang, dan nyeri sendi, muntah, mual, kelenjar bengkak, hingga ruam.
Hidup di daerah tropis dan subtropis tentu membuat Anda berpotensi untuk mendapatkan infeksi ini. Jika tidak segera diobati, demam berdarah dapat menyebabkan komplikasi seperti kerusakan pada paru-paru, hati, atau jantung.
Tekanan darah juga bisa turun secara signifikan dan menyebabkan syok. Dalam melakukan diagnosis, dokter akan melakukan tes darah sederhana untuk memeriksa keberadaan virus atau antibodi.
Nah, untuk menghindari penderitaan akibat demam berdarah, penting untuk mencari cara untuk melawan virus tersebut. Salah satunya adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dan, untuk itu Anda dapat memilih beberapa makanan penambah kekebalan tubuh yang tersedia. Berikut daftar makanan yang mampu melawan virus demam berdarah, dilansir dari laman The Health Site.
1. Jeruk Bali
Buah satu ini kaya akan vitamin C, yang berpotensi meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh.
2. Brokoli
Brokli mengandung vitamin A, C, E, dan berbagai antioksidan penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang lebih baik.
3. Bawang putih
Karena adanya senyawa yang mengandung belerang di dalamnya, bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda.
4. Bayam
Sayuran hijau ini juga kaya akan vitamin C, banyak antioksidan, dan beta karoten. Inilah yang membuat bayam dapat melawan infeksi dengan kuat.
Baca Juga: Catat, Ini Cara Membedakan Gejala Chikungunya dengan DBD
5. Almond
Vitamin E yang terkandung dalam almond dapat membuat sistem pertahanan tubuh Anda lebih kuat.
6. Pepaya
Pepaya dapat melawan bakteri dan virus secara efektif karena adanya vitamin C di dalamnya dan enzim pencernaan yang disebut papain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?