Suara.com - Seorang remaja lelaki berusia 14 tahun ditemukan tewas di Port Dickson, Malaysia pada Senin (17/6/2019) kemarin pukul 14.00 waktu setempat.
Remaja yang tidak disebutkan identitasnya ini ditemukan dalam keadaan duduk di kursi plastik hitam sambil memeluk botol berisikan lem. Hidungnya juga terlihat menempel pada lubang botol.
Orang yang berlalu lalang mengira anak yang tidak memakai baju, hanya celana pendek, itu tertidur. Namun saat orang-orang beberapa kali mencoba membangunkannya, ia sudah meninggal.
Melansir World of Buzz, orang-orang menduga remaja tersebut meninggal karena overdosis inhalasi aroma lem yang dipegangnya.
Mengirup lem dikenal sebagai cara murah untuk merasakan 'kepuasan'. Tetapi hal ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Tidak sedikit remaja yang menggunakan metode ini, beberapa efek sampingnya adalah kerusakan otak dan masalah pernapasan parah, menurut Healthline.
Polisi Port Dickson mengatakan mereka diberitahu tentang remaja lelaki itu dan langsung melarikannya ke rumah sakit untuk diautopsi.
Setelah diidentifikasi, ternyata remaja lelaki ini sudah memiliki catatan karena pernah ditangkap sebelumnya pada Januari lalu.
Baca Juga: Obati Sakit Punggungnya, Wanita Ini Meninggal Akibat Overdosis
Berita Terkait
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh