Suara.com - Setelah beberapa hari belakangan Galih Ginanjar, mantan suami Fairuz A Rafiq menjadi perbincangan akibat membicarakan organ intim berbau seperti ikan asin.
Kini giliran Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian menjadi sorotan setelah menjadi bintang tamu di acara Hotman Paris Show Inews TV.
Dalam acara tersebut Fairuz dan Sonny Septian menceritakan kehidupan rumah tangga mereka, termasuk tips menjaga keharmonisan melalui hubungan seksual.
Di tengah acara, Hotman Paris menanyakan cara Fairuz sebagai istri menjaga keharmonisan agar Sonny Septian tidak berpaling. Hotman Paris pun sempay menyinggung soal wewangian yang sering digunakan Fairuz.
Tak disangka, Fairuz justru mengaku tidak pernah memakai deodoran. Pengakuannya pun sempat membuat Hotman Paris terkejut dan tak percaya.
"Aku tuh nggak pernah bau tahu bang. Pakai deodoran seumur hidup aja nggak pernah, iya nggak pernah," ujar Fairuz dilansir dari Youtube Hotman Paris Show.
Sonny Septian lantas membenarkan bahwa istrinya tak pernah memakai deodoran, tetapi ia juga tidak pernah merasa istrinya bau badan.
"Iya dia nggak pernah bau, sering aku cium sama sekali nggak bau," sambung Sonny Septian.
"Iya sama sekali nggak pernah pakai (deodoran)," jelas Fairuz.
Baca Juga: Mulai Kurangi Bahan Kimia dengan Beberapa Rekomendasi Deodoran Alami Ini
Beberapa wanita mungkin sama seperti Fairuz yang tidak pernah memakai deodoran karena alasan tertentu. Tapi banyak pula yang memakai deodoran sebagai cara mengatasi bau badan. Tetapi, apakah penggunaan deodoran setiap hari aman?
Melansir dari Huffington Post, deodoran mengandung bahan aktif yang ditemukan dalam antiperspiran yakni aluminium klorida, senyawa yang bekerja menghalangi saluran keringan dan menghentikan sekresi yang keluar dari kelenjar keringat.
Deodoran juga mengandung paraben, suatu bentuk pengawet yang berfungsi untuk meniru aktivitas estrogen dalam sel-sel tubuh.
Selama ini banyak teori dan penelitian berhipotesis bahwa paparan paraben dapat meningkatkan risiko kanker.
"Komponen ini dipercaya dapat memengaruhi hormon pada wanita karena meningkatkan risiko kanker payudara dan memengaruhi keseimbangan hormon," kata Profesor Guy Elsick, ahli epidemiologi kanker di University of Sydney.
"Sebagian besar lesi kanker payudara ditemukan di kuadran atas, dekat ketiak. Akibatnya, beberapa peneliti telah mencoba untuk mengkorelasikan risiko kanker dengan penggunaan deodoran sebagai faktor risiko potensial," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Deodoran Apa yang Gak Bikin Ketiak Hitam? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Pendapat 5 Artis Pria soal Poligami, Sonny Septian Tak Yakin Bisa Adil
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang