“Kadar estrogen dan testosteron meningkat, dan ini dapat menyebabkan perubahan tingkat nafsu makan. Banyak wanita melaporkan merasa kurang lapar sekitar hari-hari ini, jadi penting untuk mendapatkan lebih banyak makanan berkualitas dalam jumlah berlebih."
"Makanan segar serta makanan kaya protein sangat baik untuk menjaga tingkat energi. Makanan kaya serat juga penting di masa ini karena membantu tubuh membersihkan diri dari racun dan meningkatnya kadar hormon yang diproduksi."
Kaya serat: Biji rami, gandum, kacang-kacangan, biji-bijian dan roti gandum dan sereal
Makanan segar: Kentang, alpukat, brokoli, dan raspberry
Hari 17-28: Fase luteal dan pramenstruasi
“Beberapa hari sebelum menstruasi, perubahan hormon dapat membuat kita merasa sedikit lebih lamban dan lapar,” jelas Kristen.
“Kita mungkin menginginkan makanan berlemak dan tidak sehat saat tubuh kita mempersiapkan diri untuk periode berikutnya. Beberapa wanita mungkin mengalami kram bahkan seminggu sebelum menstruasi."
Magnesium adalah nutrisi yang bagus untuk membantu meringankan atau mencegah kram dan gejala yang menyakitkan. Untuk membantu mengendalikan nafsu makan, vitamin B juga bagus dikonsumsi untuk memproduksi serotonin (berperan dalam pengendalian kelaparan).
Ini juga merupakan waktu untuk pemulihan dan perawatan diri karena kadar relaxin berada di puncaknya, yang berarti risiko cedera lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar setelah latihan, dan yoga, pilates, dan berenang.
Kaya magnesium: kacang-kacangan, biji-bijian, jamur, buncis, makanan laut seperti salmon atau tuna, bayam, kale dan
Vitamin B: asparagus, gandum utuh, daging, telur dan produk susu, gandum
Baca Juga: Tetap Nyaman Berenang saat Menstruasi, Gunakan Benda Ini!
Berita Terkait
-
Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal
-
Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas
-
'Tamu Bulanan' Bukan Musuh: Saatnya Normalisasi Obrolan Menstruasi
-
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
-
Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026