Cara yang dapat dilakukan menurut Caravici adalah dengan meminta pendapat dari teman yang juga sudah memiliki anak.
3. Membuat keputusan sendiri
"Aku biasanya sangat stres dan gelisah saat harus memutuskan seorang diri. Entah itu tentang membeli mesin pemotong rumput atau memilih sekolah untuk anak-anak. Aku bisa saja meminta saran ke teman atau orang tua, tetapi akulah yang sepenuhnya 'berinvestasi pada anak-anakku," ujar Annie Tumlin, single mom dari Overland Park, Kansas.
Tetapi, memutuskan seorang diri lama kelamaan akan berdampak baik bagi kehidupan ibu tunggal itu sendiri. Mereka juga akan menjadi lebih mandiri serta percaya diri.
4. Stres dan masalah ekonomi
"Ketika anak saya masih muda, saya akan kewalahan," kata Julie Principe, ibu tunggal Bristol, Rhode Island dengan seorang anak berusia 18 tahun.
"Pada malam hari, aku akan mencuci piring, dan mataku akan membengkak dengan air mata, tetapi aku tidak ingin anakku melihatnya karena aku tidak ingin dia harus khawatir tentang hal-hal seperti uang," sambungnya.
Dan ini lah solusi dari Principe, "Aku mengatakan pada diri sendiri bahwa selama kita memiliki makanan di atas meja, kita baik-baik saja."
"Dan sejak anakku berusia 2 tahun, aku memastikan aku berolahraga empat sampai enam hari seminggu- bahkan jika itu di rumah, di pagi hari, atau setelah tidur. Olahraga membuatku merasa kurang stres."
Baca Juga: Fairuz A Rafiq Ngaku Tak Pernah Pakai Deodoran, Benarkah Produk ini Bahaya?
Berita Terkait
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia