Suara.com - Survei: Tingkat Kepercayaan Terhadap Vaksin Menurun di Negara Mapan
Kegunaan vaksin di sektor kesehatan tak perlu diragunakan. Bahkan, tingkat kepercayaan terharap vaksin dinilai masih cukup tinggi, meskipun masih ada beberapa kelompok yang meragukannya.
Laman Time menulis survey global terbaru yang dilakukan Gallup menyebut mayoritas masyarakat dunia menganggap bahwa vaksin adalah hal yang aman.
Meski demikian, angka masyarakat yang percaya bahwa vaksin tidak aman bertambah cukup besar dan mengkhawatirkan.
Gallup dan organisasi kesehatan Wellcome, bertanya kepada lebih dari 140.000 orang dari 140 negara di dunia mengenai masalah kesehatan dan topik-topik ilmiah lainnya seperti vaksin, sains dalam kacamata agama serta rasa percaya terhadap dokter.
Laporan ini menemukan bahwa daerah yang lebih mapan, di mana tingkat penyakit menular cenderung relatif lebih rendah, merupakan wilayah dengan tingkat kepercayaan vaksinasi yang rendah.
Sementara daerah yang lebih miskin, yang sering bergulat dengan tingginya tingkat penyakit menular, dilaporkan paling percaya dengan vaksinasi.
Di Prancis misalnya, negara tersebut mengalami peningkatan 462 persen kasus campak antara 2017 sampai 2018 di mana sepertiga warganya percaya bahwa vaksin tidak aman.
Sebaliknya, hampir semua responden di Bangladesh dan Rwanda, dua negara yang telah melihat kemajuan kesehatan setelah kampanye vaksinasi, mengatakan bahwa vaksin aman dan efektif.
Baca Juga: Semakin Mematikan, Australia Distribusikan 12 Juta Vaksin Flu
Secara global, 79 persen responden setuju dengan pernyataan 'vaksin aman' dan hanya 7 persen yang tidak setuju, sementara sisanya merasa tidak yakin atau netral.
Namun sekitar 6 persen orangtua menyatakan bahwa anak mereka tidak divaksin dengan mayoritas responden berasal dari negara-negara di Afrika dan Asia.
Meski tingkat ketidakpercayaan vaksin tampak rendah, tapi untuk mengembangkan 'kekebalan kelompok' tergantung pada capaian vaksinasi di atas 90 persen. Sebagai contoh, kunci untuk memberantas campak di suatu daerah adalah dengan membuat capaian vaksinasi di daerah tersebut setidaknya 95 persen.
Survei juga menanyakan responden tentang pendapat umum mengenai sains dan penyedia layanan kesehatan.
Secara umum, orang yang percaya vaksin aman juga lebih cenderung mempercayai para ilmuwan dan petugas profesional kesehatan.
Tetapi di tingkat regional, ada tren yang muncul, di mana daerah yang lebih miskin umumnya melaporkan keyakinan yang lebih kuat terhadap vaksin dan tingkat kepercayaan yang lebih rendah terhadap para ilmuwan, sementara bagian dunia yang lebih kaya, yang cenderung memiliki program pendidikan sains yang lebih baik daripada daerah yang miskin, cenderung memiliki keyakinan yang lebih lemah pada vaksin, dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi pada ilmuwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan