Suara.com - Balita berusia 2 tahun bernama McKenna Shea Xydias dari Senoia, Georgia, didiagnosis mengidap kanker ovarium langka. Ia mulai memperlihatkan gejalanya, seperti demam tinggi dan perut bengkak pada akhir Januari hingga awal Februari lalu.
Ketika kedua orangtuanya, Michael dan Meagan, memeriksakan bayi yang kerap dipanggil Kenni ini ke dokter anak, mereka hanya diberitahu putrinya hanya mengalami kembung biasa.
Namun, hasil pemeriksaan di rumah sakit justru sangat jauh berbeda. Kenni memiliki tumor di ovariumnya dan beberapa tumor lain di seluruh tubuhnya.
Beberapa tumor kanker ditemukan di perutnya. Satu di dekat hati dan lainnya berukuran 14 sentimeter di ovarium kanannya.
Kenni didiagnosis dengan tumor 'yolk-sac' stadium III, tumor langka yang muncul dari sel-sel yang melapisi kantung kuning telur embrio.
Menurut Rumah Sakit Anak Cincinnati, kasus ini paling sering ditemukan pada anak-anak antara usia satu dan dua tahun. Hanya saja, ini adalah jenis yang sangat langka, sekitar satu persen dari semua keganasan kanker ovarium.
"Ini sangat, sangat langka," Dr Robert Wenham, ketua departemen Onkologi ginekologi di Moffitt Cancer Center di Tampa, Florida.
Melansir Daily Mail, Kenni menjalani serangkaian operasi dan kemoterapi. Kemudian pada 12 Juni lalu, Kenni dinyatakan bebas dari kanker ovarium langka yang diidapnya beberapa bulan terakhir ini.
Michael dan Meagan bertemu dengan Dr Katie Sutton, seorang ahli onkologi pediatrik di Aflac Cancer and Blood Disorders Center di Children's Healthcare of Atlanta, pada 12 Juni.
Baca Juga: Dikira Hanya Kembung, Wanita Ini Kaget Saat Didiagnosis Idap Kanker Ovarium
"Kami pergi ke kantor dokter untuk memeriksa hasil pemindaian (Kenni) pada 10 Juni, dan dokter memberi tahu kami bahwa dia benar-benar bebas dan bersih (dari kanker)," kata Meagan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?