Suara.com - Setiap orang pasti pernah merasakan kesepian dalam hidup mereka. Tetapi, mungkin hanya beberapa orang yang bisa mengatasi rasa kesepiannya dengan caranya masing-masing.
Pada tingkatan tertentu orang yang merasa kesepian bisa juga tidak tahu harus melakukan apa selain berdiam diri untuk mengatasinya.
Padahal rasa kesepian yang semakin besar dan berlarut justru memberikan dampak kurang baik untuk tubuh, mental dan kehidupan seseorang.
Melansir dari Bright Side, orang yang merasa kesepian sangat dalam bisa saja mengalami kenaikan berat badan karena makan berlebih, mudah sakit karena begadang hingga putus harapan.
Berikut ini beberapa tingkah laku yang menunjukkan bahwa rasa kesepian bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan kehidupan.
1. Makan berlebihan
Kebanyakan orang yang merasa kesepian dan cemas cenderung memiliki nafsu makan tinggi. Sehingga mereka lebih banyak makan karena mudah lapar.
Menurut penelitian, hal ini terjadi karena kesepian memengaruhi peningkatan produksi ghrelin dalam darah mereka.
2. Insomnia
Baca Juga: Chat Nggak Dibalas, Ternyata Ini 5 Hal di Pikiran Laki-laki Sampai Stres
Orang yang merasa sangat kesepian sudah pasti akan mengalami masalah gangguan tidur, seperti insomnia. Perasaan kesepian ini membuat tubuhnya memproduksi kortisol yang membuatnya sulit tidur nyenyak.
3. Depresi
Orang yang sudah merasa kesepian adalah takdirnya bisa saja mengalami depresi. Kondisi ini pastinya akan memengaruhi banyak hal lain seperti tidak memiliki harapan untuk hidup bahagia.
Alih-alih bermimpi untuk hidup lebih baik dan bahagia, mereka justru akan mengurung diri untuk tidak bertemu orang lain. Pada titik inilah orang bisa disebut sudah tenggelam dengan masalahnya.
4. Boros
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa kesepian juga memiliki kecenderungan mudah boros karena sering pergi berbelanja.
Berita Terkait
-
Buku Puisi 'Di Hadapan Rahasia': Sebuah Buku untuk Perbaikan Mental
-
Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan
-
Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga
-
Bullying atau Mentalitas Rapuh? Menakar Batas Luka di Dunia Kampus
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?