Suara.com - Bulu mata panjang dan penuh dianggap menarik, terutama pada wanita. Itu sebabnya bulu mata tiruan terus meningkat. Tetapi ekstensi bulu mata ini memiliki risiko kesehatan.
Sekalipun prosesnya dilakukan dengan benar, ekstensi bulu mata tetap memiliki efek samping, seperti yang dilansir dari DW.com.
"Itu (bulu mata ekstensi, -red) bisa menyakitkan dan sangat gatal. Itu sangat tidak nyaman, dan juga terkadang terlihat aneh," ujar direktur Dermatologi dan Alergi di Wiesbaden di Jerman barat, Christiane Bayerl.
Ekstensi bulu mata juga bisa menyebabkan alergi, yang bisa berubah menjadi eksim di daerah sekitar mata.
Bayerl mengungkapkan, peran utama dari bulu mata adalah bukan untuk terlihat cantik. Tetapi untuk melindungi mata dari pertikel debu serta benda asing lainnya, seperti keringat, angin dan hujan.
Bulu mata membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam bulan untuk tumbuh dan mereka "hidup" selama 100 hingga 150 hari. Mereka selalu tumbuh kembali, tetapi tidak selalu panjang atau cukup tebal untuk beberapa wanita.
Inilah mengapa beberapa wanita melakukan ekstensi bulu mata.
Terdapat 3 pilihan bulu mata ekstensi, bahan sintetis, sutra atau bulu binatang. Untuk bulu binatang, bulu mata terbuat dari bulu cerpelai.
Metode lain untuk bulu mata yang lebih panjang adalah serum, yang diaplikasikan pada bulu mata Anda untuk membuatnya tumbuh.
Baca Juga: Ibu Hamil Ekstensi Bulu Mata, Wajib Perhatikan Hal Ini
"Zat-zat (pada serum) itu berhubungan dengan prostaglandin," kata Bayerl.
"Prostaglandin digunakan dalam obat tetes mata medis, misalnya untuk mengobati glaukoma. Tetapi bagi mereka yang mengingakannya perlu mendapatkan resep," sambungnya.
Serum bulu mata yang dijual bebas dapat mengiritasi mata. Jika ini terjadi, Anda harus segera berhenti menggunakannya. Seorang dokter mungkin menggunakan obat anti-inflamasi untuk mengobati iritasi.
Berita Terkait
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026