Suara.com - Jika selama ini Anda berpikir makanan sehat untuk anak haruslah mahal, sekarang buang jauh-jauh pikiran tersebut. Justru, menurut Rachel Beller, R.D., pendiri Beller Nutritional Institute di Beverly Hills, CA, nutrisionis sekaligus seorang ibu dari empat anak, mengatakan bahwa justru makanan tak sehatlah yang harganya mahal. Lihat saja, pizza, burger, ayam goreng, dan nugget di restoran fast food ternama, harganya tak murah, kan?
Nah, supaya urusan menyediakan makanan sehat untuk si kecil tak lagi harus hitung-hitungan, ini 5 rekomendasi makanan super alias superfood yang tak mahal namun memiliki nutrisi dahsyat untuk kesehatan anak, seperti dikutip dari laman Parenting.
1. Telur
Telur kaya akan protein, dan merupakan satu dari sedikit makanan yang secara alami mengandung vitamin D, yang membantu tubuh menyerap kalsium. Makan protein saat sarapan membantu anak-anak merasa kenyang lebih lama.
2. Pisang
Buah apapun sebenarnya baik untuk anak, karena buah merupakan gudangnya vitamin dan mineral penting. Buah juga memiliki serat, yang membuat sistem pencernaan anak sehat sehingga anak tak mudah sakit. Pisang mengandung tiga jenis gula alami, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa, yang dapat memberi energi bagi anak untuk beraktivitas. Selain itu, pisang juga kaya potasium yang menjaga fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan fungsi memori.
3. Tahu
Tahu terbuat dari kedelai utuh yang merupakan sumber protein tanpa lemak yang sangat baik untuk anak, demikian dikatakan Beller. Protein sendiri merupakan zat gizi yang sangat penting untuk anak di masa pertumbuhannya. Selain itu, tahu juga mengandung zat besi yang dapat mencegah anemia defisiensi besi. Dan yang juga tak kalah penting, tahu juga ternyata mengandung kalsium dalam jumlah tinggi, yang bermanfaat untuk pertumbuhan serta pemeliharaan tulang dan gigi.
4. Tempe
Sudah banyak yang mengakui keutamaan tempe dalam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Selain sebagai sumber protein nabati, tempe mengandung serat, kalsium, vitamin B, dan zat besi. Tempe bahkan disebut-sebut dapat mencegah kolesterol, konstipasi atau sembelit, dan penyakit kanker.
5. Bayam
Inilah sayur favorit anak-anak. Teksturnya yang lembut setelah dimasak membuat anak-anak mudah mengunyah dan menelannya. Kandungan nutrisi bayam di antaranya adalah zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zinc, asam folat, dan magnesium. Dan bayam sudah bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan sebagai MPASI, lho.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak