Suara.com - Moms Wajib Tahu, Ini Kebutuhan Nutrisi Anak Usia Prasekolah.
Nutrisi seimbang merupakan dasar kesiapan fisik anak untuk menerima stimulasi dan pendidikan di sekolah. Untuk itu, Dokter Spesialis Gizi Klinis, Nurul Ratna Mutu Manikam mengungkap, orang tua haruslah berperan terhadap pemilihan asupan dan pola makan sehari-hari anak.
Jika kebiasaan makan yang baik pada anak mulai terbentuk di usia dini, hal tersebut akan terbawa hingga mereka dewasa. Karena itu, kebiasaan makan yang baik ini haruslah dimulai sejak mereka berusia 3-6 tahun, yaitu usia prasekolah atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
"Kebutuhan nutrisi untuk anak usia ini, yang paling penting adalah makronutrien, yakni karbohidrat, lemak dan proteinnya harus terpenuhi. Karena masing-masing zat tersebut memiliki peranan yang baik, baik terhadap pertumbuhan dan perkembangan otak mereka," ungkap dia dalam acara 'Semangat Sekolah' bersama SGM Eksplor 3Plus di Jakarta, Kamis (4/7/2019).
Misalnya karbohidrat, kata dr. Nurul yang berperan terhadap sumber energi otot, saraf, sel darah merah dan otak. Lemak sebagai penyedia asam lemak esensial serta proteksi organ dalam dan protein yang bermanfaat bagi imunitas tubub serta kontraksi otot rangka.
Selain zat makronutrien, nutrisi lainnya seperti zat besi dan Omega 3 juga bermamfaat untuk perkembangan mereka, mengingat pada usia ini.mereka gemar bermain dan sangat aktif bergerak.
"Selain itu, anak usia ini membutuhkan setidaknya 1200 ml cairan setiap hari. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, orang tua dapat memberikan air mineral, jus buah dan susu. Untuk susu bisa diberikan dua kali sehari dengan tetap memperhatikan asupan nutrisi lain sesuai kebutuhan si kecil," tutup dia menjelaskan apa yang moms wajib tahu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia prasekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026