Suara.com - Baru-baru ini Raffi Ahmad mengeluhkan ada benjolan di sekitar lehernya. Ia pun sempat mengeluhkan kondisi suaranya kepada rekan seprofesi, Vicky Prasetyo.
Vicky Prasetyo menceritakan Raffi Ahmad sempat mengeluh suaranya serak setelah pulang dari libur panjang, Padahal saat itu Raffi Ahmad baru hari pertama kembali bekerja setelah liburan.
Lebih lanjut, Vicky Prasetyo memang sering mendengar suara Raffi Ahmad serak, tiba-tiba menghilang dan nadanya menurun. Bahkan ia pun menyarankan agar Raffi Ahmad istirahat sementara waktu demi kesehatannya.
"Mudah serak, terus temponya tuh suka menurun, sempet ilang juga suara, kadang ngomongnya pelan (meragain tanpa suara) ya harus digurah bener, tapi gue nggak ngerti harus istirahat berbulan-bulan gitu," kata Vicky Prasetyo.
Beberapa orang mungkin pernah merasakan seperti Raffi Ahmad mendadak kehilangan suara atau sering sering serak, terlebih jika Anda berprofesi sebagai penyanyi maupun host.
Perlu dipahami suara sering serak dan menghilang adalah suatu kondisi yang perlu diperhatikan. Kondisi ini bisa jadi tanda suatu penyakit atau sebagainya.
Menurut Paul Bryson, Kepala Bagian Laringologi dan Direktur Pusat Suara di Klini Cleveland dilansir dari clevelandclinic.org, ada beberapa hal yang menyebabkan orang kehilangan suara dan serak.
1. Infeksi pernapasan atas, seperti pilek, batuk, bronkitis, radang tenggorokan atau sinusitis.
2. Alergi musiman, kondisi yang menyebabkan drainase sinus, pembersihan tenggorokan dan radang tenggorokan.
Baca Juga: Sakit Tenggorokan, Raffi Ahmad Akan Jalani Pengobatan Gurah
3. Pekerjaan yang sangat menuntut vokal dan mengharuskan orang menggunakan suara sesering mungkin selama beberapa jam
4. Berbicara terlalu keras, berteriak atau bersorak.
Jika seseorang mengalami masalah suara karena pekerjaannya yang selalu menuntut vokal setiap hari dan setiap jam mungkin harus waspada jika ada masalah serius. Karena, suara hilang bisa menjadi tanda kanker laring, kelumpuhan pita suara hingga penyakit neurologis.
Melansir dari UPMC Health Beat, penyebab paling umum kehilangan suara adalah laringitis akut. Gejala penyakit ini berupa kering di tenggorokan , kesulita menelan, iritasi dan batuk.
Laringitis sering disebabkan oleh flu atau infeksi saluran pernapasan. Tetapi, gejala laringitis yang berlangsung lebih dari 2 minggu suda dianggap kronis dan Anda perlu mengunjungi dokter.
Kondisi ini sering kali terjadi pada orang perokok dan sering menggunakan suaranya, seperti penyanyi atau pembawa acara.
Berita Terkait
-
Kebiasaan Tahan Gas Sambil Rem di Tanjakan Ternyata Bikin CVT Motor Matik Cepat Jebol
-
Asal-usul Lily Dipertanyakan Rayyanza ke Nagita Slavina
-
Dedi Mulyadi Mendadak Minta Dicarikan Jodoh, Ekspresi Raffi Ahmad Tuai Sorotan
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak