Padahal tidak hanya berisiko merusak gigi saja, tapi juga berpeluang menyebarkan kuman yang tadinya menempel pada benda tersebut jadi masuk ke mulut Anda.
Di waktu yang bersamaan, bakteri yang tinggal di dalam mulut Anda juga ikut berpindah ke kemasan sehingga masih dapat menyebar ke orang lain yang ikut memegang kemasan tersebut.
3. Bersin dan batuk tutup pakai telapak tangan
Anda mungkin refleks menutup mulut pakai kedua telapak tangan ketika batuk atau bersin, daripada tidak ditutup sama sekali dan akhirnya dibilang jorok oleh orang sekitar.
Justru cara ini akan menjadi perantara penyebaran kuman yang cepat. Dengan menutup mulut pakai telapak tangan, tanpa sadar Anda telah memindahkan bakteri dari telapak tangan Anda ke orang lain ketika nanti bersentuhan atau bersalaman.
Kuman yang baru saja berpindah ke tangan Anda juga bakal berpindah lagi ke benda-benda yang Anda sentuh selanjutnya. Penyebaran kuman pun bisa lebih luas lagi.
Nah, sebaiknya mulai biasakan bawa tisu atau sapu tangan untuk menutup mulut. Jika kepepet, palingkan wajah ke dalam lipatan siku atau lengan dalam begitu merasa ingin batuk atau bersin. Kemudian setiap habis batuk atau bersin, selalu cuci tangan sampai bersih.
4. Membiarkan helai rambut kusut di sisir
Habis menyisir, Anda pasti melihat beberapa helai rambut rontok kusut di sela-sela gigi sisir. Hayo… seberapa sering Anda membersihkan sisir itu? Sisir kotor adalah penyebab rambut rusak yang sering dipandang sebelah mata.
Sebenarnya tidak hanya rambut rontok saja yang bersarang di sisir favorit Anda. Sisa produk perawatan rambut, minyak kulit kepala, serta sel kulit mati, juga turut “bermigrasi” ke sana dan menjadi makanan bagi bakteri yang sebelumnya sudah ada di permukaan sisir.
Ketika setiap Anda menyisir lagi di lain waktu, semua hal tersebut akan kembali ke rambut dan merusak keindahan mahkota kepala Anda.
Baca Juga: Bos Perth Glory Sarankan Liga Australia Undang Tim dari Indonesia
Idealnya, Anda perlu rajin bersihkan dan cuci sisir paling tidak sebulan sekali.
5. Meniup lilin ulang tahun
Sumber: Round D’Clock Backshoppe
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Food Research, menemukan fakta baru yang terbilang unik. Ketika Anda meniup lilin ulang tahun yang berdiri tegak di atas kue, maka jumlah bakteri yang terdapat di permukaan kue akan bertambah bahkan mencapai 1.400 persen!
Walaupun jarang ditemukan kasus penularan penyakit habis meniup lilin ulang tahun, tapi masih ada kemungkinan penyebaran kuman ketika kue tersebut dimakan.
Jadi kalau tidak terlalu dibutuhkan hindari melakukan kebiasaan di atas untuk mencegah kuman tersebar ke tubuh Anda atau sebaliknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak