Suara.com - Anda pasti sudah tidak asing dengan tanaman kumis kucing. Tanaman kumis kucing atau orthosiphon aristatus biasanya banyak tumbuh di semak-semak.
Kumis kucing termasuk tanaman herbal yang memberikan banyak manfaat. Di China sendiri tanaman kumis kucing diolah sebagai obat-obatan dan ramuan tradisional.
Tanaman ini sangat baik jika tumbuh di tanah yang lembab dan terkena sinar matahari. Anda bisa mengolah tanaman kumis kucing ini menjadi minuman teh sebagai ramuan herbal.
Melansir dari healthbenefitstimes.com, tanaman kumis kucing digunakan untuk menyembuhkan masalah seperti ginjal dan kandung kemih.
Hal itu karena tanaman kumis kucing bersifat anti-inflamasi dan anti-hipertensi yang membantu menghilangkan gejala rematik dan asam urat. Berikut ini manfaat lain dari tanaman kumis kucing.
1. Mengatasi tekanan darah tinggi
Kandung zat di dalam kumis kucing dapat membantu mengurangi tekanan darah. Hal tersebut karena tanaman kumis kucing ini berifat anti-oksidan dan anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengatasi kondisi ini.
Selain itu, kumis kucing juga mengandung bahan kimia methylripariochromene yang sudah terbukti menurunkan tekanan darah pada tikus.
2. Membantu masalah pernapasan
Baca Juga: Sering Minum Rebusan Kumis Kucing, Tampang Jan Ethes Masa Depan Jadi Gini
Tanaman kumis kucing juga berguna untuk mengatasi masalah pernapasan seperti asma dan batuk. Anda bisa mencampurkan ramuan tanaman kumis kucing ini dengan bahan tradisional lainnya yang membantu meredakan masalah pernapasan.
3. Mengatasi gangguan ginjal
Tanaman kumis kucing juga populer untuk mengatasi gangguan ginjal, termasuk mengobati batu ginjal. Sejumlah penelitian klinis pun telah membenarkan bahwa tanaman ini dapat mengobati infeksi ginjal akut dan kronis, infeksi kandung kemis, infeksi saluran kemih dan sering buah air kecil.
4. Mengatur gula darah
Tanaman kumis kucing juga dipercaya dapat mengobati gula darah. Beberapa penelitian ilmiah pun telah menunjukkan bahwa ramuan tanaman ini efektif mengatur kadar glukosa dan mengendalikan diabetes.
5. Menyembuhkan masalah kandung kemih
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga