Suara.com - Rebusan Tanaman Kumis Kucing Ampuh Atasi Batu Ginjal, Mitos atau Fakta?
Khasiat tanaman tradisional untuk mengobati berbagai penyakit sudah lama kita dengar. Salah satunya adalah manfaat air rebusan tanaman kumis kucing dan keji beling untuk mengatasi masalah batu ginjal.
Namun bagaimana pandangan dokter terhadap khasiat tanaman tradisional ini?
Disampaikan dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Charles Martamba Hutasoit, Sp.U, memang benar bahwa kedua tanaman tradisional ini menjadi salah satu metode pengobatan untuk mengatasi batu ginjal. Namun tak semua batu ginjal bisa diatasi dengan konsumsi rebusan dari kedua tanaman ini.
"Prinsipnya kedua jenis tanaman ini bersifat deuretik. Jadi ketika diminum bisa meningkatkan produksi urin. Harapannya bisa membantu mendorong batu ginjal menuju saluran kencing. Tapi efektif kalau ukuran batunya di bawah 5 mm," ujar dr Charles dalam temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jumat (22/2/2019).
Dalam kesempatan yang sama, dr Anggie Novaldy, Sp.U menambahkan, bukan jaminan mengonsumsi kedua jenis tanaman ini dalam bentuk rebusan atau ramuan lainnya dapat mengatasi batu ginjal yang berukuran kecil.
Menurut dia, ada kemungkinan batu ginjal tersangkut di saluran kemih sehingga sulit dikeluarkan meski sudah mengonsumsi tanaman herbal ini setiap hari.
"Kalau tidak keluar harus diintervensi bisa dengan tindakan laser, endoskopi atau ESWL. Jadi jangan berpikiran obat-obat herbal lebih superior dan bisa ngobatin," imbuh dia.
Dr Charles menambahkan, penyebabn terbentuknya batu ginjal sendiri multifaktor, termasuk kurangnya asupan cairan, tinggal dan bekerja di daerah panas, asupan kalsium atau garam yang berlebihan, kurang gerak, obesitas, memiliki riwayat batu ginjal sebelumnya, dan asam urat tinggi.
Baca Juga: Setahun Berkeliaran Jadi Garong, Tolib Akhirnya Tumbang Kena Bedil Polisi
"Gejalanya sering kali berupa nyeri hebat di pinggang yang bisa menetap. Meski berubah posisi duduk atau berdiri, nyeri tetap ada. Pasien tidak ketemu posisi yang nyaman. Jadi ketika mengalami kondisi ini harus segera cek apakah karena batu ginjal atau kondisi yang lain," tandas dia.
Tag
Berita Terkait
-
ESWL, Teknologi Terkini Atasi Batu Ginjal Tanpa Rasa Sakit
-
Rutin Bercinta Bisa Bikin Seseorang Tambah Gemuk, Mitos atau Fakta?
-
Ibu Dua Anak Rela Hidup dengan Satu Ginjal demi Selamatkan Nyawa Polisi
-
Penting Banget, 5 Cara Cegah Batu Ginjal Terjadi di Usia Muda
-
Kedua Ginjal Nenek Ini Sudah Diangkat, Ternyata Dokter Salah Diagnosis
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin