Suara.com - Saat ini banyak sekali orang yang suka mengonsumsi makanan cepat saji karena lebih praktis. Anda juga pasti sudah tahu bahaya terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.
Banyak penelitian yang sudah mengungkapkan bahaya konsumsi makanan cepat saji bagi kesehatan kita. Tidak hanya obesitas, seseorang juga rentan terserang penyakit yang lebih serius.
Seperti wanita asal Malaysia, Eyza Zakiey dilansir dari World Of Buzz yang tak menyangka memiliki kista di dalam perutnya. Awalnya, ia mengira hanya kelebihan gas dan memutuskan pergi ke tukang pijat.
Saat dipijat, Eyza terkejut karena tukang pijat yang mengurutnya merasakan ada sesuatu mengganjal di perutnya. Eyza pun segera memeriksakan diri ke dokter karena tak ingin mengalami kondisi yang lebih buruk.
Setelah memeriksakan diri ke dokter, Eyza baru mengetahui bahwa ada dua kita di dalam perutnya. Eyza seketika terkejut dan tak menyangka akan mengalami hal tersebut.
Dokter lantas menyarankan Eyza segera menjalani operasi karena ukuran kistanya sudah cukup besar yakni 9,7 cm dan 5,7 cm. Bahkan dokter juga menemukan beberapa helai rambut di dalamnya.
Menurut keterangan dokternya, semua wanita memang sudah pasti memiliki kista, tetapi tidak berbahaya jika tidak aktif.
Ada banyak hal yang membuat kista menjadi aktif dan berbahaya. Dalam kasus ini, ternyata Eyza terlalu sering konsumsi makanan cepat saji dan kalengan yang memicu kistanya aktif.
Karena kebiasaan buruknya itulah Eyza membagikan kisahnya dan meminta semua orang untuk membatasi konsumsi makanan cepat saji.
Baca Juga: Bayi 2 Tahun Idap Kanker Ovarium Langka dan Ganas, Kenali Gejalanya!
Pasalnya, hampir semua makanan cepat saji dan kalengan disuntik dengan hormon yang membuat makanan itu bisa memicu proses aktivasi kista dalam tubuh.
Berita Terkait
-
6 Promo Imlek Gerai Makanan Cepat Saji, Manfaatkan Kesempatan
-
Gaya Hidup Modern Bikin Diabetes di Usia Muda Meningkat? Ini Kata Dokter
-
Keajaiban Air Zamzam Dialami Donita, Kista Berukuran Besar di Tubuhnya Hilang
-
Cerita Donita Divonis Idap Kista Besar Jelang Berangkat Umrah
-
Ada Kista di Payudaranya, Berlliana Lovell Jalani Operasi di Korea
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia