Suara.com - Beberapa hari lalu Tya Ariestya sempat mengunggah foto ibu kandungnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Instagram. Dalam unggahannya itu Tya menjelaskan bahwa sang ibu akan menjalani tindakan operasi.
Saat itu Tya Ariestya belum memberi tahu penyakit apa yang diderita oleh ibunya. Kini akhirnya Tya Ariestya mengungkapkan penyakit yang diderita ibunya setelah pulih dari operasi.
Tya Ariestya melalui vlog channel Youtube-nya menyampaikan bahwa ibunya sedang menderita tumor otak yang harus segera dioperasi.
Dalam videonya, Tya mengajak ibunya untuk bercerita tentang gejala awalnya sebelum dokter mendiagnosis tumor otak.
Ibu TYa Ariestya mengaku sempat merasakan pusing dan sakit kepala yang tidak seperti biasanya. Karena, ia masih merasa sakit kepala hebat meski sudah istirahat dengan benar.
"Tiba-tiba sakit kepala, pusing. Biasanya dibawa istirahat tidur biasanya udah sembuh, tahunya nggak sembuh," kata Ibu Tya Ariestya dalam channel Youtube-nya.
Karena sakit kepala yang tak kunjung mereda itulah Tya Ariestya segera membawa ibunya ke beberapa rumah sakit. Sampai akhirnya ibu Tya Ariestya menjalani rawat inap dan operasi di rumah sakit yang mendiagnosis tumor otak.
"Besoknya ke dokter terus besoknya kepala masih sakit, terus dibawa ke rumah sakit besoknya. Di rumah sakit Pondok Indah diperiksa terus akhirnya kita pindah ke Rumah Sakit Mayapada karena nggak ada kamar," jelasnya.
Tetapi, awalnya Tya Ariestya tidak memberi tahu ibunya jika sedang menderita tumor otak. Ia mengajak ibunya menjalani berbagai pemeriksaan sebelum memberi tahu bahwa sakit kepalanya disebabkan tumor otak.
Baca Juga: Gugun Gondrong Sembuh dari Tumor Otak, Yuk Kenali 8 Jenis Tumor Otak
Hal tersebut dilakukan agar ibunya tidak menolak untuk menjalani tindakan operasi. Sebab, kondisi tumor otak ibunya sudah cukup besar dan harus segera dioperasi.
"Karena kondisinya sudah harus dioperasi banget. Ukurannya 5 cm, letaknya ada di belakang dahi sama di saraf mata," ujar Tya Ariestya.
Tya mengatakan jika tumor otak yang diderita ibunya tidak segera dioperasi bisa menyebabkan kondisi yang lebih fatal lagi. Bahkan ibu Tya Ariestya terancam mengalami kebutaan jika tumor sampai menyentuh syaraf mata.
"Setelah ketemu banyak dokter sarannya sama. Kalau tumornya nggak dioperasi bisa merusak jaringan sel mata. Bahkan kalau nggak diambil ke depannya sudah pasti nggak bisa melihat lagi," paparnya.
Karena itu, Tya Ariestya segera mencari dokter terbaik dan menyarankan ibunya menjalani tindakan operasi.
Berita Terkait
-
Tya Ariestya Kena Sentil saat Takziah ke Rumah Duka Mendiang Gary Iskak
-
7 Artis dan Influencer Bantu Promosikan UMKM Secara Gratis, Manfaatkan Media Sosial
-
Jadi Ibu Kos Idaman! Tya Ariestya Bagi-Bagi Es Krim Buat Stok Anak Kos
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
-
Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?