Suara.com - Sejak Agung Hercules dikabarkan menderita kanker otak glioblastoma stadium 4, pihak keluarga belum bercerita tentang penyakit yang diderita artis bertubuh kekar ini.
Agung Hercules yang dikenal bertubuh kekar terlihat lebih kurus ketika dikabarkan menderita kanker otak glioblastoma.
Setelah berbulan-bulan membuat publik pensaran, Agung Hercules ditemani sang istri akhirnya menceritakan tentang kondisinya melalui channel Youtube Agung Hercules TV.
Dalam video Youtube, Agung Hercules terlihat bahagia ditemani sang istri bersantai di taman. Mira, istri Agung Hercules pun membenarkan bahwa suaminya menderita kanker otak jenis glioblastoma.
Mira lantas menceritakan kegiatan sehari-hari Agung Hercules sejak divonis kanker otak glioblastoma stadium 4. Bahkan ia juga menceritakan Agung Hercules sempat menjalani 3 kali operasi sejak pertama kali divonis kanker otak.
"Setiap hari menjalankan pengobatan karena memang membutuhkan terapi, membutuhkan program yang cukup panjang. Selain dari di awal ada operasi sampai 3 kali pengangkatan dan itu banyak cerita," kata Mira dalam YouTube Agung Hercules TV.
Setelah kondisi Agung Hercules mulai stabil, ia akan menjalani radiasi dan kemoterapi selama 6 bulan.
"Insya Allah nanti kalau misalnya memang ini bisa dikupas sedikit, dilanjutkan dengan kemoterapi, radiasi tahap pertama, lanjut kemo selama 6 bulan berturut-turut," jelas Mira.
Agung Hercules dan istrinya pun mengaku mendapat banyak dukungan dari kerabat dan teman-teman terdekat.
Baca Juga: Agung Hercules Sakit Kanker Otak, Ade Rai Mengajaknya Adu Panco
Meski begitu Agung Hercules dan sang istri sempat kebingungan ketika disinggung mengenai biaya pengobatan.
Mira hanya bersyukur dan berterima kasih dengan adanya BPJS cukup membantu beban biaya pengobatan suaminya.
"Tapi untuk pengobatan saya berterima kasih banget dengan program dari pemerintah. Karena, Alhamdulillah tadinya kita hanya mendukung sebagai masyarakat yang menjalankan program pemerintah. Alhamdulillah berkahnya kepakai banget bantuan dari pemerintah yang berbentuk BPJS," papar Mira.
Berita Terkait
-
Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?
-
6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
-
Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh
-
Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia