Suara.com - Air adalah hal yang sangat penting bagi tubuh. Cairan ini menyumbang 50% hingga 70% dari berat tubuh kita dan sangat penting untuk sebagian besar fungsi tubuh.
Saat kita merasa haus, berarti tubuh sudah mengalami dehidrasi.
Penelitian menunjukkan, melansir Bussiness Insider, dehidrasi 1% memengaruhi suasana hati, tingkat konsentrasi, memori dan koordinasi motorik kita.
Data pada manusia kurang dan kontradiktif, tetapi tampaknya cairan pada jaringan otak berkurang saat dehidrasi, sehingga mengurangi volume otak dan untuk sementara memengaruhi fungsi sel.
Ketika kita kehilangan air pada tubuh tanpa menggantinya, darah menjadi lebih terkonsentrasi dan, pada satu titik, ini memicu ginjal untuk menahan air. Pada akhirnya kita jadi kurang buang air kecil.
Semakin tebal dan semakin terkonsentrasi darah, semakin sulit bagi sistem kardiovaskular kita dalam mengimbangi dengan meningkatkan denyut jantung untuk mempertahankan tekanan darah.
Dehidrasi membuat kita berisiko mengalami kelelahan ekstrem. Tidak heran saat dehidrasi, seseorang bisa pingsan ketika mereka berdiri terlalu cepat.
Kekurangan air juga menghambat upaya tubuh untuk mengatur suhu, yang dapat menyebabkan hipertermia (suhu tubuh jauh di atas normal).
Pada tingkat sel, 'penyusutan' dapat terjadi karena air dipinjam untuk mempertahankan bagian tubuh lainnya, seperti darah. Otak akan merasakan hal ini dan akan memicu peningkatan rasa haus.
Baca Juga: Cegah Dehidrasi, Jemaah Haji Indonesia Diminta Jangan Lupa Minum Air
Berita Terkait
-
Beda Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi, Wajib Tahu agar Tidak Salah Pilih Skincare
-
Ramadan Lebih Nyaman dengan Akses Air Minum Bersih dan Halal di Ruang Publik
-
Puasa Bikin Rambut Kering karena Dehidrasi? Ini Rahasianya Agar Tetap Segar Seharian Selama Ramadan!
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
4 Moisturizer untuk Cegah Dehidrasi dan Perkuat Skin Barrier saat Puasa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?