Suara.com - Komedian Nunung saat ini telah ditahan di Rutan Pelda Metro Jaya sejak ditangkap pada Sabtu (20/7/2019) akhir pekan kemarin atas pemakaian obat terlarang jenis sabu.
Menurut putra Nunung, Bagus Permadi, kondisi ibunya sehat dan baik-baik saja.
"Alhamdulillah sudah bertemu mamah dan lihat kondisi langsung. Mamah sehat dan baik, papah (suami Nunung) juga sama. Makasih pak polisi sudah jaga mamah papah di dalam," kata Bagus Permadi di Polda Metro Jaya, Senin (22/7/2019) kemarin.
Selain memberi kabar kondisi sang ibu, Bagus juga meminta maaf pada penggemar Nunung.
"Saya mewakili mamah dan keluarga besar mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada fans. Semoga ini jadi pelajaran yang baik," tuturnya sambil terisak.
Sebelum ini, Bagus sempat menginginkan rehabilitasi untuk sang ibu. Sebab, ia merasa ibunya merupakan korban dan harus direhabilitasi agar bisa terlepas dari kecanduannya terhadap narkotika.
"Yang terbaik buat mama. Saya penginnya direhab aja, sih," ujarnya, saat malam hari Nunung ditangkap.
Sebelum melakukan rehabilitasi, melansir rehap.help.org, ada beberapa tahap yang harus dilalui seorang pecandu narkoba, antara lain:
1. Penilaian
Baca Juga: Kabar Anak Nunung Srimulat Dirisak di Sekolah, Hoax
Tahap ini berpusat pada menyesuaikan rencana perawatan untuk masing-masing pasien berdasarkan jenis, lamanya mengonsumsi, dan kesesuaian kecanduannya, serta setiap tantangan yang mereka hadapi (seperti gangguan mental yang terjadi bersamaan atau kekerasan dalam rumah tangga).
2. Detoks
Fase ini bertujuan menghilangkan ketergantungan tubuh pada obat terlarang tersebut dan mengatasi gejala (dari) penarikan.
3. Terapi
Tahap ketiga ini adalah untuk mengungkap dan mengobati penyebab kecanduan yang mendasarinya dan itu memberi para pecandu alat untuk mengatasi kecanduan mereka.
4. Setelah perawatan
Tujuan dari fase terakhir adalah memfasilitasi transisi ke dalam program yang akan membantu pecandu untuk melanjutkan proses pemulihan seumur hidup. Caranya, dengan membangun perawatan yang diterima pada langkah-langkah sebelumnya dan mencegah kekambuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua