Suara.com - Banyak sekali orang sering salah kaprah mengartikan keperawanan, baik wanita maupun pria. Selama ini banyak pria mengira wanita yang masih perawan akan mengeluarkan darah ketika berhubungan intim pertama kali.
Padahal menentukan wanita tersebut perawan tidak cukup hanya dengan melihat darah saat berhubungan intim. Meskipun sekarang ini juga sudah cukup banyak orang yang tidak terlalu mempedulikan keperawatan.
Tetapi, Anda tetap perlu tahu arti sesungguhnya tentang 'keperawanan' seorang wanita. Melansir dari Daily Mirror, berikut ini mitos dan fakta tentang keperawanan.
1. Selaput dara yang masih rapat artinya perawan
Mitos, tidak selalu selaput dara wanita yang sedikit meregang artinya mereka tidak perawan. Bagi pria, Anda tidak bisa menilai wanita masih perawan hanya karena memiliki selaput dara yang sempit.
Karena, beberapa wanita memang terlahir memiliki selaput dara yang lebih elastis atau sedikit longgar. Bahkan ada banyak penyebab robeknya selaput dara selain hubungan seksual, seperti jatuh dari sepeda.
Sebab, robekan selaput dara akibat pernah berhubungan seksual dan karena aktivitas fisik terlihat berbeda.
2. Keluar darah saat pertama kali hubungan seksual artinya perawan
Mitos, tidak semua wanita akan mengeluarkan darah ketika melakukan hubungan seksual pertama kali. Khususnya, perempuan yang memiliki selaput dara elastis.
Baca Juga: Ria Ricis Pamit karena Butuh Istirahat, Ini Alasan YouTubers Sering 'Cuti'!
Anda juga perlu tahu selaput dara robek dan wanita akan mengeluarkan darah tidak hanya karena berhubungan seksual. Dengan Anda memasukkan jari ke dalam vagina saat foreplay juga bisa merobek selaput daranya.
3. Selaput dara robek karena hubungan seksual artinya tidak perawan
Fakta, kita bisa menyebut seorang wanita sudah tidak perawan jika terbukti benar ia sudah pernah berhubungan intim. Tidak sekadar foreplay, tetapi benar terjadi senggama.
Tapi, kita juga tidak bisa menuduh wanita sudah tidak perawan hanya karena selaput daranya robek. Bisa jadi itu bukan karena hubungan seksual, tetapi faktor lainnya.
Sayangnya, kita juga tidak bisa memastikan hal ini. Ahli medis pun hanya bisa menilai dari bentuk robekannya untuk menentukan sudah lama atau tidak.
4. Kehilangan keperawanan pasti sakit
Berita Terkait
-
Jadi Produser Eksekutif Film Timur, Intip Lagi Deretan Film Karya Nagita Slavina
-
Kenapa Presiden Indonesia Tidak Berani ke Kediri? Ini Mitos dan Fakta Kutukan Kartikea Singha
-
Mitos-mitos Makanan Pemicu Peradangan, Semua Wajib Tahu!
-
Polisi Ungkap Motif Bullying Siswi SMP di Serang, Tak Terima Digosipkan Tak Perawan
-
4 Mitos dan Fakta Diabetes, Termasuk Larangan Konsumsi Gula hingga Obesitas
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?