Suara.com - Menjaga kebersihan organ kewanitaan adalah hal yang wajib dilakukan, mengingat area tersebut cenderung lembab sehingga rentan disusupi bakteri jika tak telaten dibersihkan.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah-Puri Indah, dr. Grace Valentine, Sp.OG, mengingatkan untuk tidak keliru saat melakukan pembersihan daerah vagina, yaitu arahnya harus dari vagina ke anus atau dari depan ke belakang.
"Cara cebok yang salah itu sebenarnya dari arah belakang ke depan, jadi dari arah anus ke depan," ujar dr. Grace dalam acara diskusi media di Jakarta, Rabu (14/8/2019)
Bagian anus yang tak lain tempat keluarnya bekas sisa makanan yang diolah tubuh atau feses mengandung banyak bakteri buruk, termasuk di antaranya bakteri E.Coli yang dapat menginfeksi vagina saat imunitas tubuh sedang dalam kondisi menurun.
"Jadi, lebih rentan terjadi keputihan, sehingga memang disarankan ceboknya dari depan ke belakang, selalu dikeringkan jangan dibiarkan basah," jelas dr. Grace.
Masalahnya, jika terus dibiarkan dapat memicu infeksi pada vagina, dan lama-kelamaan proses kehamilan akan terganggu, termasuk bila keputihan sudah masuk kategori abnormal.
"Selain itu, apabila dia hamil dan sering keputihan yang abnormal, ada kemungkinan saluran telurnya itu akan melebar, sehingga risiko terjadinya kehamilan di luar kandungan lebih tinggi," ungkapnya.
Sehingga yang harus dilakukan sebelum memulai program kehamilan, pastikan tidak mengalami infeksi vagina, khususnya karena masalah yang bisa dicegah dengan cara pembersihan vagina yang baik dan benar. Jikapun ada infeksi lain, pastikan dikonsultasikan ke dokter dan mendapat perawatan.
"Jadi infeksi harus diatasi dulu, selain susah untuk hamil apabila infeksi tidak membaik, dan kalau hamil pun, risiko kehamilan di luar kandungan Itu lebih tinggi," tutup dr. Grace.
Baca Juga: Ternyata, Begini Cara Membersihkan Vagina yang Benar
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin