Suara.com - Kocak, Nicholas Saputra Ngaku Sempat Trauma Diimunisasi Saat Kecil
Imunisasi penting bagi kesehatan anak untuk meningkatkan antibodi agar tidak terjangkit virus berbahaya seperti campak, rubella, hepatitis B, polio, dan sebagainya.
Aktor Nicholas Saputra bahkan mengaku ingat saat dirinya mendapat pengalaman tidak menyenangkan saat diimunisasi, sewaktu ia masih kanak-kanak.
"Saya inget banget posyandu zaman dulu ya. Saya tinggal di kompleks yang ada posyandunya. Kadang-kadang saya trauma juga karena harus dibuka mulutnya, ditetesin," ujar Nicholas dalam acara Cadburry di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis, (15/8/2019)
Pemeran Soe Hok Gie itu tidak tahu betul di umur berapa ia diimunisasi. Namun ingatan dan trauma masih membekas, terutama saat dirinya diberi aneka makanan oleh para petugas posyandu usai imunisasi.
"Waduh saya inget memorinya tapi saya lupa, tapi ya itu kacang hijau, telur, susu, saya inget sekali diberikan sama posyandu," tuturnya.
Dibiasakan hidup sehat, Nicholas juga merasa beruntung sejak kecil ia bukan termasuk anak yang sulit mengonsumsi sayur. Uniknya, dibanding anak lain yang menjadikan ayam dan daging sebagai makanan favorit, Nicholas kecil lebih menyukai ikan.
"Iya sayuran saya suka dari kecil, malah dulu saya suka ikan dibandingkan dengan daging atau ayam, tapi sekarang sih saya makan apa aja. waktu kecil saya inget saya sukanya ikan," ungkapnya.
Ikan sendiri, selain kaya protein yang baik untuk pertumbuhan. Beberapa ikan seperti salmon hingga ikan teri banyak mengandung omega-3 yang sangat baik untuk otak, khususnya pada anak karena membuat penyerapan informasi semakin cepat.
Baca Juga: Tingkat Imunisasi di Papua Rendah, Menkes Usul Bantuan Non Sipil
Dari sana, ia pun berterima kasih kepada orang tuanya yang memberikan aneka makanan bergizi, sehingga ia tumbuh maksimal, sehat dan bugar seperti saat ini.
"Yang jelas saya merasa terima kasih karena orang tua saya menberikan gizi yang baik sehingga saya bisa tumbuh kembang dengan baik," tutupnya dengan raut wajah bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi