Suara.com - Sering Merasa Kesepian di Tengah Keramaian, Ini Trik untuk Mengatasinya
Pernah merasa kesepian di tengah keramaian dan aktivitas yang padat? Hati-hati, pakar mengatakan perasaan seperti tidak boleh diabaikan dan didiamkan terlalu lama.
Pakar emotional healing dan mindfulness Adjie Santosoputro mengatakan kesepian di tengah keramaian bisa berbahaya. Jika dibiarkan terlalu lama maka dapat berubah menjadi depresi bahkan memicu keinginan bunuh diri.
Lalu bagaimana cara mengatasinya? Menurut Adjie, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki pikiran diri sendiri.
"Sadar diri kita nggak pernah sendirian, baik dari sisi dunia secara nyata maupun spiritual. Kalau batin kita tenang, kita akan benar-benar sadar kalau kita tidak akan pernah sendirian," ujarnya kepada wartawan di acara Wealth Wisdom 2019, baru-baru ini.
Lakukan berdiam diri minimal selama 5 menit sekali dalam sehari, dilakukan pagi hari saat belum sibuk dengan aktivitas bekerja, dan dilakukan setiap hari secara rutin maka efek ketenangan akan terasa.
Dari ketenangan batin ini, kata Adjie kita juga akan mendapatkan dan mengingat kembali ajaran budi luhur dan agama yang pernah dipelajari, lalu dengan sendirinya akan terserap dan sangat mudah dilakukan.
"Maka tenangkan batin dengan cara tips sederhana dari saya, luangkan waktu lima menit setiap hari, hanya untuk duduk diam hening sendirian dan sadari nafas, jadi akrabkan sendiri dengan sendirian," ungkapnya.
Pria yang membidangi dunia psikologi ini mengingatkan agar tidak selalu kepo atau ingin tahu kehidupan orang lain, tapi di sisi lain tidak kepo terhadap diri sendiri apa yang sedang dirasakan, padahal mengetahuinya dapat merileksasi pikiran menjadi lebih tenang.
Baca Juga: Selain Tidur Tak Nyenyak, Ini Tanda Kamu Sedang Merasa Kesepian
"Mindfullness adalah cara kita ngepoin diri kita sendiri apa yang sedang kita pikirin sekarang. Kita tidak pernah menyadari apa yang sedang kita rasakan gejolak emosi kita. Luangkan waktu duduk diam, sebagai pemula 5 menit cukup," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak