Suara.com - Sudah bukan rahasia umum jika kesehatan mental yang terganggu juga bisa memengaruhi kesehatan fisik secara tidak langsung. Seperti halnya jika kita cemas dan deg-degan yang bisa menimbulkan masalah di perut seperti maag atau mulas.
Nah, fakta ini juga berlaku saat seseorang kesepian. Konon, kondisi kesepian akan memengaruhi kesehatan tulang belakang, dan oleh karena itu orang yang kesepian cenderung lebih sering mengalami sakit punggung.
"Keluhan di tulang belakang itu biasanya relate-nya dengan sering kondisi mental kesepian. Dua kondisi fisik itu (maag dan sakit punggung) banyak sekali, yang pertama maag dan kedua tulang belakang, sering terjadi di kota besar," ujar Adjie Santosoputro selaku Emotional Healing and Mindfulness Expert beberap waktu lalu di Jakarta.
Itu sebabnya, kata Adjie, mengapa ada istilah lelaki menjadi tulang punggung keluarga. Begitu juga dengan orang kesepian, ia akan merasa bebannya berat karena segala sesuatu ditanggungnya sendiri, tidak memiliki orang lain untuk berbagi.
"(Kesepian) dia sendiri yang harus menanggungnya, itu akan berdampak ke tulang belakang rasa kesepian itu, dan kesepian bukan perihal banyaknya teman," tambah Adjie
Banyak teman dan followers di media sosial faktanya juga tidak menjamin terbebas dari rasa sepi. Berdasarkan pengalaman Adjie, pasien yang pernah berkonsultasi dengannya tetap merasa sendiri di malam hari meski banyak followers dan kerap hangout bersama teman.
"Jadi kesepian bukan yang nampak, tapi perihal kepuasan batin. (Di media sosial) itu karena koneksi yang tidak nyata, membuat obrolan fana, oleh karena itu berpeluang besar terhadap kesepian. Semakin kaya seseorang, memperbesar rasa kurangnya pada kebahagiaan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya