Suara.com - Konflik di Papua, Menkes Nila Minta Tenaga Kesehatan Siaga Bertugas
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek, mengimbau agar petugas kesehatan yang tinggal di area terdampak konflik di Papua dan Papua Barat, untuk tetap bekerja seperti biasanya.
Ditemui media dalam acara peluncuran INCrese di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, (23/8/2019), Menteri Nila menyinggung mengenai laporan petugas kesehatan yang takut untuk bekerja.
"Ada laporan (petugas) kesehatan jangan hanya mencari aman. Sempat (petugas) rumah sakit tidak ada yang berani keluar. Tapi tidak bisa, kita harus tetap menjalankan tugas kemanusiaan," katanya.
Untuk menjaga keselamatan para perugas kesehatan yang bekerja, Menteri Nila mengaku telah melakukan sinergi dan kerjasama dengan petugas keamanan seperti TNI.
"Kalau memang membahayakan, kami minta bantuan keamanan. Sinergi dengan tentara supaya tetap bisa bekerja. Apapun juga dalam keadaan bencana rumah sakit harus tetap jalan," tambah Menteri Nila.
Ketika ditanya mengenai SOP petugas kesehatan saat keadaan darurat apa yang akan dilakukan bila keadaan terus memanas, Menteri Nila menjawab singkat.
"Jangan sampai demikian. Rumah sakit harusnya netral, benderanya putih," tutup Menkes Nila.
Baca Juga: Menkes Sebut Saintifikasi Jamu Dapat Ringankan Beban BPJS Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya