Suara.com - Berendam atau mandi air panas memang dapat membuat tubuh rileks, namun bagi ibu hamil ternyata kebalikannya.
Melansir Healthline, suhu air panas atau yang lebih dari 40° Celcius dapat menaikkan suhu tubuh. Ini dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan sang ibu dan janin.
Selama kehamilan, seharusnya suhu tubuh ibu hamil tidak naik di atas 39° Celcius.
Namun ketika mandi air panas dengan suhu lebih dari itu, suhu tubuh akan segera naik hanya dalam waktu 10 menit.
Tindakan pencegahan sangat penting selama trimester pertama karena kenaikan suhu dapat menyebabkan cacat lahir, seperti cacat otak dan sumsum tulang belakang.
Sebuah penelitian 2006 yang diterbitkan di Birth Defetcs Research menemukan paparan ringan sebelum embrio ditanamkan di dalam rahim selama trimester pertama dapat menyebabkan berbagai cacat lahir dan bahkan keguguran.
Tidak hanya itu, bak air panas ternyata dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri berbahaya.
Jika Anda memiliki bak mandi air panas, pastikan Anda menggunakan disinfektan yang tepat dan uji air menggunakan strip air kolam.
Bagi ibu hamil yang ingin mencoba mandi air panas, lebih baik konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Baca Juga: Hamil Kembar, Bagaimana Cara Agar Tahu Janin Identik atau Tidak?
Berita Terkait
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
Bakal Punya Keponakan, Hasyakyla Kakak Adhisty Zara Protes Dipanggil Uwa
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Ibu Adhisty Zara Curahkan Perasaan Setelah Anaknya Menikah dengan Tsaqib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?