Suara.com - Apakah Anda salah satu orang yang kesulitan menelan obat tablet dan kapsul? Beberapa waktu lalu seseorang membagikan caranya minum obat tablet di Twitter.
Pemilik akun Twitter @Evobloodletters ini selalu menggerus obat tablet dan mengeluarkan isi obat kapsul ketika hendak meminumnya.
Melansir dari ConsumerMedSafety, menggerus obat tablet dan membuka obat kapsul memang tidak dianjurkan. Kecuali, jika tim medis atau apoteker yang menghancurkan obat tersebut.
Karena beberapa obat tablet dan kapsul bisa bersifat bahaya jika dihancurkan atau digerus. Hal ini berkaitan dengan dosis dan lamanya waktu obat tersebut larut di dalam tubuh.
Dalam suatu kasus yang menimpa wanita 83 tahun karena menggerus obat tablet untuk tekanan darah tinggi. Tubuh wanita itu seketika lemah dan detak jantungnya sangat lambat.
Ternyata caranya minum obat tablet dengan dikunyah telah merusak formulasi lalu menyebabkan penyerapan yang tidak diinginkan sekaligus.
Dalam kasus lain, obat-obatan tertentu tidak boleh digerus karena memiliki lapisan khusus untuk melindungi perut atau menunda penyerapannya. Ketika orang menggerusnya, bisa menyebabkan penyerapan obat terlalu cepat dan memicu mual serta muntah.
Sebelum menggerusnya, ada baiknya Anda mengetahui jenis obat yang akan diminum. Melansir dari Hellosehat, berikut ini jenis obat yang boleh digerus.
1. Tablet tanpa pelapis (uncoated), obat yang dibuat tanpa pelapis sehingga lebih mudah digerus.
Baca Juga: Jus Tomat, Obat Valdres dan Wiski jadi Senjata Aulia Habisi Suami dan Anak
2. Obat tanpa lapisan gula, obat jenis ini mengurangi rasa pahit sehingga membuat obat terasa lebih enak.
3. Lapisan enteri, obat jenis ini tidak boleh dihancurkan untuk menghindari obat pecah di dalam lambung.
4. Lapisan lepas lambat, pembuatan obat ini bertujuan untuk memperlambat pelepasan zat aktif dalam obat.
Berita Terkait
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Apa Itu Pewarna Merah K10? Bahan yang Bikin Eyeshadow Madame Gie Ditarik BPOM
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Huawei MatePad Pro Max Tantang iPad Pro, Pamerkan Bodi Tipis dan Chip Flagship
-
10 Tablet Android Terkencang AnTuTu April 2026: Vivo dan Lenovo Pemuncak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya