Suara.com - Anda yang sedang hamil trimester pertama, pasti merasakan betapa tak nyamannya mengalami morning sickness atau mual dan muntah. Tak hanya di pagi hari, mual bahkan bisa dirasakan sepanjang hari.
Memang, sih, ini umum terjadi pada perempuan hamil. Tapi, kalau dibiarkan dan tak diatasi, mual dan muntah bisa mengganggu aktivitas Anda. Lalu, adakah cara untuk melawan mual?
Ada. Beberapa cara mungkin sudah pernah Anda praktikkan, misalnya saja makan permen jahe atau minum air jahe, mengoleskan minyak kayu putih, parutan bawang, dan lainnya.
Nah, kali ini, coba cara yang tak sekadar menghilangkan mual untuk sesaat, tapi membantu menguranginya sepanjang hari, agar hidup Anda lebih nyaman. Caranya, dengan mengatur pola makan. Seperti apa? Ini dia seperti dilansir dari laman Parents.
Pagi
Bangun tidur, langsung minum air putih dan makan selembar crackers. Perut kosong biasanya akan memicu mual, makanya disarankan Anda langsung mengisi perut begitu bangun tidur. Satu jam kemudian, atau sebelum Anda mulai beraktivitas, Anda bisa melanjutkannya dengan sarapan versi lengkap.
Pukul 10.00
Camilan seperti roti keju, beberapa lembar crackers, atau sekotak susu UHT, bisa jadi pengganjal perut yang menyelamatkan Anda dari serangan mual.
Siang Hari
Minum air setengah jam sebelum waktu makan siang dan sesudah makan, tetapi jangan dibarengi dengan makanan. Jangan langsung makan berat. Disarankan untuk menyantap makan siang Anda sedikit-sedikit. Misal, dimulai dari lauknya.
Pukul 15.00
Boleh ngemil kue, baik asin atau manis tergantung selera Anda. Segelas teh hangat juga bisa membantu meredakan pusing dan mual di sore hari.
Malam Hari
Hhindari makanan pedas dan berminyak untuk makan malam. Ini bisa bikin perut Anda berontak. Lebih baik, pilih makanan yang tidak bercitarasa kuat dan tidak memiliki bau yang kuat. Jika terbangun di tengah malam dan merasa kelaparan, makanlah camilan yang tidak terlalu berlemak atau manis.
Baca Juga: Tetap Boleh, Ini Cara yang Tepat Lakukan Seks saat Istri Hamil
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi