Suara.com - Semua pasangan tentu ingin memiliki kehidupan seksual yang sehat dan membahagiakan.
Untuk mewujudkannya, hindari beberapa hal berikut ini yang dapat merusak hubungan dengan pasangan, seperti yang dilansir dari INSIDER.
1. Jangan mengira Anda melakukannya semua hal dengan benar
Tidak mungkin untuk mengetahui keinginan pasangan begitu saja.
"Setiap orang memiliki preferensi pribadi," kata ahli seks Gloria Brame, PhD.
Menurutnya, komunikasi adalah hal yang penting untuk segala aspek hubungan.
Dengan berusaha memahami apa yang disukai pasangan, Anda akan membangun hubungan fisik dan emosional yang memuaskan.
2. Jangan berpura-pura
Pilihlah kejujuran daripada pujian.
Baca Juga: Benarkah Operasi Pengangkatan Rahim Bisa Pengaruhi Kehidupan Seksual?
"Biarkan perbedaan memicu percakapan tentang apa yang berhasil (dalam hubungan intim) dan apa yang tidak," saran psikoterapis dan penasihat seksualitas Ian Kerner, PhD, dan penulis "She Comes First".
Misalnya, ketika pasangan berpura-pura orgasme demi pasangan yang lainnya. Bicarakan hal ini, bukannya merasa malu.
"Jika Anda benar-benar berpikir mereka berpura-pura, jelaskan bahwa Anda tidak mengharapkan mereka juga mengalami orgasme setiap saat dan itu tidak masalah," kata pakar seks dan hubungan Tracey Cox.
3. Jangan terpaku pada orgasme
Hanya berfokus pada orgasme sebagai tujuan hubungan intim dapat mengurangi pengalaman keseluruhan, terutama dengan pasangan baru.
"Banyak wanita yang melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya belum mengalami orgasme. Itu tidak berarti ada yang salah," tutur Kerner.
Berita Terkait
-
Minggat dari Rumah, Dahlia Poland Ogah Minta Nafkah ke Fandy Christian
-
Apa Kesalahan Berulang Fandy Christian sampai Bikin Dahlia Poland Mantap Cerai?
-
Dahlia Poland dan Fandy Christian Sudah Pisah Ranjang Sejak Awal Tahun 2025
-
8 Pantangan Feng Shui Kamar: Jangan Asal Taruh Ranjang, Urusannya Bisa Panjang
-
Lisa Mariana Ngaku Cuma Hubungan Intim dengan Ridwan Kamil, Tapi Bukan Berarti Masih Perawan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia